Kamis, 05 Februari 2026

Film ‘12 Mile‘ Angkat Perjuangan Mochtar Kusumaatmadja di Panggung Hukum Internasional


 Film ‘12 Mile‘ Angkat Perjuangan Mochtar Kusumaatmadja di Panggung Hukum Internasional Sutradara film “12 Mile: Guiding the Archipelago” Tubagus Deddy (kanan) bersama aktor utama Erlangga Noor (kiri) dalam konferensi pers jelang penayangan eksklusif film tersebut di Jakarta Pusat, Rabu malam (4/2/2026). ANTARA/Nabil Ihsan

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Film “12 Mile: Guiding the Archipelago” produksi MAI Productions mengangkat kisah perjuangan mendiang Mochtar Kusumaatmadja, Menteri Luar Negeri RI sekaligus Pahlawan Nasional, dalam memperjuangkan konsep negara kepulauan dan Wawasan Nusantara hingga diakui dunia internasional.

Sutradara film 12 Mile, Tubagus Deddy, mengatakan bahwa sosok Mochtar Kusumaatmadja belum sepenuhnya dikenal oleh generasi muda, meski perannya sangat menentukan posisi Indonesia sebagai negara maritim.

“Generasi terdahulu mungkin hanya mengingat beliau saat muncul di TVRI sebagai menteri luar negeri. Tapi bagi generasi sekarang, jasa besar beliau masih belum banyak diketahui,” ujar Deddy dalam konferensi pers jelang penayangan eksklusif film tersebut di Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026) malam.

Menurut Deddy, riset mendalam yang dilakukan tim produksi justru membuka fakta bahwa pemikiran Mochtar memiliki pengaruh besar di tingkat global.

“Setelah kami telusuri, pemikiran Prof Mochtar ternyata luar biasa. Meski sosoknya sederhana, gagasannya setara dengan pemikir hukum internasional dunia,” jelasnya.

Film 12 Mile berangkat dari perjalanan panjang diplomasi Indonesia selama 25 tahun dalam memperjuangkan konsep negara kepulauan, yang semula ditentang negara-negara besar hingga akhirnya diakui secara resmi melalui UNCLOS 1982. Film ini juga menampilkan sisi personal Mochtar sebagai ayah dan kepala keluarga, selain perannya sebagai diplomat ulung.

Deddy mengungkapkan tantangan terbesar dalam produksi film ini adalah menyederhanakan konsep hukum laut internasional agar mudah dipahami penonton.

“Kalau disajikan mentah, hukum laut itu rumit. Karena itu kami menerjemahkannya ke dalam bahasa visual yang lebih membumi,” katanya. Proses tersebut dilakukan melalui kajian akademik serta wawancara dengan saksi sejarah dan keluarga Mochtar.

Aktor Erlangga Noor, yang memerankan Mochtar Kusumaatmadja, mengaku merasa memikul tanggung jawab besar.

“Beliau bukan hanya diplomat besar, tapi pahlawan nasional. Saya merasa sangat terhormat bisa memerankan tokoh sebesar Prof Mochtar,” ucap Erlangga.

Ia juga menyoroti kesamaan almamater dengan Mochtar di Universitas Padjadjaran sebagai pengalaman emosional tersendiri.“Mungkin ini sudah jalannya. Saya merasa Prof Mochtar seperti ‘menunjuk’ saya untuk memerankan beliau,” tambahnya.

Erlangga berharap film 12 Mile mampu meningkatkan kesadaran publik, terutama generasi muda, terhadap peran besar Mochtar Kusumaatmadja dalam menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan yang diakui dunia.

Film “12 Mile: Guiding the Archipelago” dijadwalkan tayang di bioskop nasional dalam waktu dekat. Untuk memperluas jangkauan, promosi film akan dilakukan melalui acara nonton bareng di berbagai perguruan tinggi serta perwakilan RI di luar negeri.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru