Senin, 26 Januari 2026

Jack Fincham Jalani Rehabilitasi Narkoba usai Akui Kecanduan Gas Tertawa dan Bangkrut


 Jack Fincham Jalani Rehabilitasi Narkoba usai Akui Kecanduan Gas Tertawa dan Bangkrut Bintang acara realitas TV, Love Island, Jack Fincham. ANTARA/Instagram/@jack_charlesf

JAKARTA, ARAHKITA.COM -  Mantan bintang acara realitas Inggris Love Island, Jack Fincham, akhirnya mendapatkan bantuan rehabilitasi narkoba setelah secara terbuka mengaku kembali terjerumus dalam kecanduan. Pria berusia 33 tahun itu mengungkapkan bahwa ia sempat mengonsumsi gas tertawa atau laughing gas akibat tekanan hidup dan kondisi keuangan yang memburuk.

Dalam wawancara dengan media Inggris Mirror yang dikutip Minggu, Jack mengaku saldo rekening banknya kini hanya tersisa 20 poundsterling. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu membiayai rehabilitasi secara mandiri.

Jack menjelaskan bahwa ia mulai kembali menggunakan zat terlarang pada Desember 2025, setelah keluar minum bersama teman-temannya. Saat itu, ia merasa telah berhasil lepas dari kecanduan narkoba yang sebelumnya menghantuinya.

“Sejak saat itu saya kembali menggunakan narkoba. Saya menghirup laughing gas, nitrous oxide, bersama teman-teman. Saya benar-benar seperti anak kecil yang bodoh,” ujar Jack, seperti yang dikutip dari Antara Senin (26/1/2027).

Ia juga mengaku malu dengan kondisinya saat ini. Menurutnya, di usia 33 tahun, ia seharusnya sudah memiliki kehidupan yang stabil.

“Saya seharusnya sudah mapan dan menikah. Tapi kenyataannya hidup saya justru berantakan,” katanya dengan jujur.

Kehidupan Kian Tak Terkendali

Masalah Jack tak berhenti di situ. Kekacauan hidupnya semakin menjadi sorotan setelah ia tertangkap kamera sedang mencium seorang perempuan dalam kondisi mabuk. Ironisnya, Jack mengaku tidak mengingat sama sekali kejadian tersebut akibat pengaruh alkohol.

Dengan kondisi keuangan yang nol tabungan, Jack sempat pesimistis bisa mendapatkan perawatan yang layak. Namun, titik terang akhirnya datang dari organisasi pemulihan kecanduan dan kesehatan mental di Inggris, Steps Together.

Organisasi tersebut menawarkan tempat rehabilitasi gratis bagi Jack di Rainford Hall, dengan nilai perawatan mencapai 32.000 poundsterling atau sekitar Rp732 juta untuk program selama dua bulan, yang dimulai pada Senin, 26 Januari.

Program rehabilitasi itu meliputi terapi intensif selama enam hari dalam sepekan, serta latihan fisik bersama pelatih tinju guna membantu proses pemulihan fisik dan mental.

Janji Bangkit dan Tak Ulangi Kesalahan

Jack menyatakan kesiapannya untuk berkomitmen penuh menjalani rehabilitasi setelah membagikan kisah hidupnya kepada publik. Ia menyadari kesempatan ini tidak datang dua kali.

“Saya tahu saya sangat beruntung. Saya tidak boleh mengacaukan ini. Saya akan bekerja keras dan saya tidak ingin mengecewakan siapa pun,” tegas Jack.

Sebagai informasi, Jack Fincham dikenal luas publik setelah menjuarai Love Island 2018 bersama Dani Dyer. Sejak saat itu, kehidupannya kerap menjadi sorotan media Inggris.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru