Selasa, 27 Januari 2026

Pakar Hukum Soroti Dugaan Penghindaran Pajak Cha Eun Woo Lewat Pemindahan Alamat Agensi


 Pakar Hukum Soroti Dugaan Penghindaran Pajak Cha Eun Woo Lewat Pemindahan Alamat Agensi Pakar Hukum Soroti Dugaan Penghindaran Pajak Cha Eun Woo Lewat Pemindahan Alamat Agensi. (Allkpop)

SEOUL, ARAHKITA.COM - Dugaan penggelapan pajak yang menjerat penyanyi sekaligus aktor Cha Eun Woo terus menjadi sorotan. Sejumlah pakar hukum kini mengungkap dugaan bahwa pemindahan alamat agensi milik keluarga Cha Eun Woo ke Ganghwado dilakukan secara sengaja untuk menghindari kewajiban pajak.

Menurut laporan pada 23 Januari waktu Korea Selatan, agensi hiburan Cha's Gallery yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo, yang sebelumnya bernama Cha’s Gallery awalnya beroperasi sebagai perusahaan swasta dan berlokasi di sebuah gedung perkantoran di Gimpo. Namun, pada September 2024, perusahaan tersebut berganti nama menjadi The Annie sekaligus mengubah status hukumnya menjadi perseroan terbatas.

Perubahan ini, dilansir Allkpop, diikuti dengan pemindahan alamat perusahaan ke Ganghwado, tepatnya di lokasi restoran belut milik keluarga Cha Eun Woo. Langkah tersebut memicu kecurigaan, terutama setelah pakar hukum menilai perubahan struktur dan alamat perusahaan itu berpotensi menjadi strategi untuk menghindari pengawasan pajak yang lebih ketat.

Seorang pakar hukum menjelaskan bahwa perusahaan dengan skala tertentu diwajibkan menjalani audit eksternal rutin oleh Dinas Pajak Nasional. Namun, perseroan terbatas tidak memiliki kewajiban yang sama untuk membuka laporan keuangan secara publik. Selain itu, Ganghwado disebut masuk dalam kategori zona manajemen pertumbuhan, yang memungkinkan bisnis di wilayah tersebut memperoleh keringanan tertentu, termasuk menghindari pajak akuisisi yang tinggi dibandingkan wilayah lain.

Meski demikian, keberadaan alamat agensi hiburan The Annie yang tercatat sama dengan restoran keluarga justru menarik perhatian Dinas Pajak Nasional. Otoritas pajak menilai alamat tersebut menimbulkan dugaan bahwa The Annie hanyalah “perusahaan fiktif” dan tidak benar-benar menjalankan aktivitas manajemen artis secara independen, meskipun terdaftar bergerak di berbagai layanan hiburan untuk Cha Eun Woo.

Pada 22 Januari lalu, Dinas Pajak Nasional mengungkap bahwa Cha Eun Woo berpotensi memiliki tunggakan pajak hingga 20 miliar won Korea Selatan atau sekitar 13,6 juta dolar AS. Audit eksternal menemukan bahwa pendapatan sang bintang didistribusikan ke tiga pihak, yakni agensi manajemennya Fantagio, agensi perorangan The Annie, dan Cha Eun Woo secara pribadi.

Dengan skema pembagian tersebut, otoritas pajak menduga Cha Eun Woo telah menghindari pembayaran pajak penghasilan pribadi yang seharusnya dikenakan tarif hingga 45 persen atas sebagian pendapatannya. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan belum ada putusan resmi terkait kesalahan hukum yang dituduhkan.

Jika dugaan penggelapan pajak ini terbukti, kasus Cha Eun Woo berpotensi masuk dalam daftar skandal pajak selebritas terbesar dalam sejarah modern. Beberapa kasus serupa sebelumnya melibatkan nama-nama besar dunia hiburan dan olahraga, seperti Fan Bingbing, Zheng Shuang, Cristiano Ronaldo, Willie Nelson, dan Shakira.

Hingga kini, pihak Cha Eun Woo belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut, sementara perhatian publik terus tertuju pada perkembangan penyelidikan otoritas pajak Korea Selatan.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru