Loading
orang yang melunasi hutang dengan hutang lainnya. Namun, apakah cara ini baik
BANYAK orang yang melunasi hutang dengan hutang lainnya. Namun, apakah cara ini baik untuk terbebas dari hutang?
Saat Anda harus membayar hutang, kemudian ada tawaran pinjaman dengan jumlah yang lebih besar, apa yang ada di pikiran Anda?
Kalau sedang terdesak pastinya pasti tergoda untuk mengambil tawaran tersebut demi melunasi hutang sebelumnya. Ini seperti ungkapan gali lubang, tutup lubang.
Artinya, setelah selesai masalah yang satu, masalah tagihan hutang lainnya akan muncul lagi. Hal ini menciptakan lingkaran setan yang membuat Anda terus terpuruk.
Sebetulnya, hutang bukanlah sesuatu yang memalukan. Asalkan kita tahu mana hutang baik dan mana hutang buruk. Masalahnya, menutupi hutang dengan hutang lagi merupakan salah satu hutang buruk.
Dampak Melunasi Hutang dengan HutangSebelum Anda tergoda berhutang demi melunasi hutang lainnya, ada baiknya mengetahui dampak lingkaran setan ini.
Berikut ini hal-hal yang akan terjadi pada Anda jika melunasi hutang dengan hutang.
#1 Dampak PsikologisMelunasi hutang dengan hutang dapat menimbulkan dampak psikologis, seperti stress, gangguan kecemasan, sampai depresi.
Dalam studi yang dilakukan oleh John Gathergood dari University of Nottingham, kondisi ekonomi ada hubungannya dengan kondisi emosional. Studinya menyatakan bahwa hutang sangat terkait dengan depresi dan kecemasan.
Perasaan cemas pasti muncul karena khawatir terus-menerus tentang uang. Jumlah hutang yang tinggi sebanding dengan tingkat stres dan depresi yang lebih tinggi.
Keputusasaan pasti menguasai. Tak heran jika kita kerap kali menemukan berita di media tentang orang-orang yang tewas bunuh diri karena terlilit hutang.
#2 Tidak Memiliki Tujuan KeuanganJika terlilit hutang, Anda jadi tidak memiliki tujuan keuangan lainnya. Ingin menabung? Uang tidak cukup karena harus melunasi hutang. Jangankan untuk investasi, uang untuk menabung pun tak ada.
#3 Perubahan MentalAnda akan mengalami perubahan mental jika terlilit hutang sana-sini. Mental ‘lari dari kenyataan’ pasti dialami. Bagaimana tidak? Hutang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, rasa takut kehilangan segala yang sudah dimiliki, dsb.
Selalu ingat bahwa sekalipun Anda kabur, hutang Anda tetap tidak berkurang. Justru semakin banyak masalah yang muncul. Kenyataan itu harus dihadapi, bukan?
#4 Menganggap Hutang Sebagai Dana TambahanBanyak orang yang menganggap hutang sebagai dana tambahan. Ini biasanya terjadi jika Anda memiliki banyak kebutuhan.Awalnya, mendapatkan uang dari berhutang bisa membuat Anda sedikit bisa bernapas lega. Padahal, itu justru akan menyesakkan.
Jika Anda memiliki pemikiran seperti ini, dijamin Anda tak akan keluar dari jeratan hutang.
#5 Berhutang tanpa MemperhitungkanJika Anda berhutang, pastikan bahwa Anda bisa melunasinya. Cek pendapatan Anda setiap bulannya. Lalu, pikirkan apakah dengan uang segitu Anda bisa melunasinya. Kalau jawabannya tidak, jangan berani berhutang.
Di sinilah Anda harus betul-betul memperhatikan cashflow keuangan Anda.
#6 Rusaknya Hubungan dengan Orang TerdekatStres karena hutang akan berdampak pada orang-orang di sekitar Anda. Misalnya, keluarga. Pertengkaran pasti terjadi seputar keuangan.
Hutang bisa membuat seseorang saling menyalahkan satu sama lain. Kualitas hidup dan hubungan interpersonal akan rusak.Bantuan Melunasi Hutang
Ingin melunasi hutang tapi tidak punya uang? Anda yang sedang kelimpungan melunasi hutang, berikut ini beberapa lembaga yang membantu Anda mencarikan solusi hutang.
#1 Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)YLKI menerima pengaduan konsumen, termasuk pengguna layanan jasa keuangan. Jika Anda dikejar debt collector yang kasar, segeralah meminta bantuan.
Aduan yang ditampung YLKI akan diteruskan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia untuk segera ditindaklanjuti. Anda dapat menyampaikan masalah Anda ke YLKI lewat Call center di 021-7981858 atau 021-7971378.
Anda pun dapat datang langsung ke Jl. Pancoran Barat VII/1, Durentiga, Jakarta Selatan 12760. Pelayanan pengaduan konsumen Senin-Jumat pukul 09.00-15.00 WIB.
Untuk saat ini, layanan pengaduan YLKI telah beralih ke sistem online lewat http://pelayanan.ylki.or.id.
#2 AmalanAmalan membantu masyarakat yang terlilit hutang, seperti pinjaman online, kredit tanpa agunan (KTA), Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), dan kartu kredit.
Sebagai layanan berbasis teknologi. Amalan memberikan layanan negosiasi hutang kepada pemilik hutang. Misalnya, negosiasi persyaratan pembayaran hutang supaya besaran cicilannya sesuai kemampuan nasabah.
Anda dapat mengunjungi laman resmi Amalan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Ayo, Segera Lunasi Hutang!Segeralah melunasi hutang. Namun, jangan sampai caranya salah. Melunasi hutang dengan hutang bukan merupakan solusi.
Jelas, ini tidak baik. Dampaknya bisa mempengaruhi hubunganmu dengan diri sendiri dan orang lain.