Resesi Datang, Karyawan Bertahan


 Resesi  Datang, Karyawan Bertahan Bertahan di tengah resesi (Pikiran Rakyat)

PENGUMUMAN Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan negara Indonesia akan mengalami resesi perekonomian karena pertumbuhan GDP Indonesia selama 2 kuartal minus, detak jantung terasa berhenti apalagi tantangan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia untuk memulihkan perekonomian namun belum berhasil dan karena wabah COVID–19 yang berkepanjangan sehingga Indonesia masuk jurang resesi.

Resesi adalah tingkat GDP (Gross Domestic Product) suatu negara dalam 2 kuartal mengalami penurunan dan juga mengalami Deflasi karena jumlah barang yang beredar dibandingkan jumlah uang yang beredar tidak sebanding.

Apa yang harus dilakukan sebagai karyawan yang menerima gaji setiap bulan, apa yang harus dilakukan ketika dipotong dan apalagi yang harus dilakukan ketika di PHK. Masih banyak pertanyaan yang datang bertubi tubi dan juga banyak terobosan dari pemerintah untuk menyelamatkan bangsa ini, BLT melalui Jamsostek, Bantuan pendidikan yang kena PHK, insentif pajak, dan masih banyak lagi.

Bagaimana sikap karyawan sekarang ini? Perlu Perencanaan Keuangan yang matang dan tetap optimis serta realistis menyikapi keadaan ekonomi Indonesia dan tips yang akan dibagikan ini harus disimak baik-baik untuk karyawan yang mempunyai penghasilan rutin:

1. Pertahankan uang cash Anda2. Buat Dana Darurat lebih dari 12 bulan3. Perlu skill yang generasliisi, jangan dipertahankan yang spesialisasi4. Perlu diversifikasi resiko investasi dan alokasi asset investasi5. Beli barang sesuai kebutuhan6. Belanja rutin sesuai kebutuhan dan jangan ada penumpukan barang 7. Kreatifitas dalam mencari penghasilan Tambahan8. Akrabkan dengan teknologi

Dan yang terakhir adalah wabah COVID-19 belum berakhir, dan aktifitas tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan minimal yang harus tetap dijaga adalah Mencuci tangan, Menjaga jarak dan juga Memakai Masker yang sudah dicanangkan program Pemerintah 3M ini untuk mengurangi dampak yang lebih luas. Perhatikan diri anda dan juga keluarga agar kesehatan menjadi hal utama dan kegiatan ekonomi, pendidikan, agama dapat berjalan dengan baik walaupun perlu penyesuaian dalam tindakan.

Jadilah bagian daripada masyarakat yang cerdas, mendukung program pemerintah dan kegiatan masyarakat dapat berangsur pulih normal, virus dapat segera bertindak dan wabah pun semoga cepat berlalu.

Salam sehat, Muljono, M. Ak, M.H, CFP ®


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Finansialku Terbaru