Ilustrasi aplikasi X Money. (ANTARA/X)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Platform media sosial X resmi meluncurkan X Money, layanan keuangan digital yang menjadi langkah besar perusahaan dalam memperluas ekosistemnya. Untuk tahap awal, layanan ini tersedia bagi pelanggan berbayar di Amerika Serikat.
Dilansir dari TechCrunch, Senin (28/7/2026) waktu setempat, X Money menghadirkan layanan transaksi digital yang memungkinkan pengguna mengirim dan menerima uang secara instan antar sesama pengguna tanpa biaya administrasi maupun batas nominal transaksi.
Salah satu fitur unggulannya adalah kartu debit Visa digital yang dapat langsung dihubungkan ke Apple Pay sehingga memudahkan pengguna berbelanja secara nontunai. Tak hanya itu, X juga menyediakan kartu debit Visa fisik yang diklaim bebas biaya transaksi luar negeri serta menawarkan penarikan tunai gratis melalui jaringan ATM di berbagai negara.
Beragam Keuntungan bagi Pelanggan Premium
X Money memberikan berbagai insentif menarik bagi pelanggan layanan berbayar X.
Pengguna Premium+, yang berlangganan sebesar 40 dolar AS per bulan atau 395 dolar AS per tahun, akan memperoleh bunga tahunan (Annual Percentage Yield/APY) sebesar 6 persen atas saldo yang memenuhi syarat.
Sementara itu, pelanggan Premium dengan biaya langganan 8 dolar AS per bulan atau 84 dolar AS per tahun juga dapat menikmati bunga tahunan yang sama apabila mengaktifkan fitur direct deposit atau setoran langsung ke akun X Money.
Selain bunga simpanan, X menawarkan cashback hingga 3 persen untuk transaksi tertentu. Pengguna yang mengaktifkan direct deposit juga dapat menerima dana beberapa hari lebih cepat dibandingkan proses transfer perbankan biasa.
Ambisi Elon Musk Bangun Super App
Peluncuran X Money menjadi bagian dari visi jangka panjang pemilik X, Elon Musk, untuk mengubah X menjadi super app yang tidak hanya berfungsi sebagai media sosial, tetapi juga menyediakan berbagai layanan digital, termasuk layanan keuangan.
Gagasan tersebut bukan hal baru bagi Musk. Pada 1999, ia mendirikan perusahaan jasa keuangan X.com, yang kemudian berkembang menjadi PayPal setelah melalui proses merger dikutip Antara.
Setelah mengakuisisi Twitter pada 2022 dan mengubah namanya menjadi X, Musk juga membeli kembali domain X.com sebagai bagian dari strategi membangun satu platform yang mengintegrasikan media sosial, komunikasi, pembayaran digital, hingga layanan finansial dalam satu aplikasi.
Dengan hadirnya X Money, langkah menuju cita-cita tersebut kini mulai diwujudkan secara nyata. Jika ekspansinya berjalan sesuai rencana, layanan ini berpotensi menjadi pesaing baru bagi berbagai aplikasi pembayaran digital yang telah lebih dulu menguasai pasar.