Loading
Pemilik ramuan herbal Lenthera Mapitara, Maximus Hendito (Foto: Istimewa)
SETIAP hari pria ini rajin mengolah beragam akar tumbuh-tumbuhan. Biasanya, akar-akar tumbuhan itu dimasak satu kali dengan minyak kelapa, sehingga minyak yang dihasilkan itu merupakan minyak dengan ramuan ragam tumbuhan dan memiliki multi khasiat. Kecuali untuk pasien penyakit gula dan asma akar ramuannya dimasak secara terpisah.
Di dapur rumahnya di kawasan Koliaduk, Maumere, Flores, NTT asap terus mengepul karena dirinya rutin memasak ramuan akar-akar dengan minyak kelapa. Awal berdiri usaha ramuan herbal ini Maximus Hendito hanya bekerja seorang diri. Kini dia didampingi seorang Farmasis dan memiliki tenaga kerja yang membantu dia dalam proses produksi. Dari usaha ini dia telah mempekerjakan banyak orang di sekita seperti misalnyadriver motor yang khusus mengantar pesanan obat ke pelanggan.
Waktu terus bergulir dan karunia penyembuhan ini telah dilakoninya kurang lebih 15 tahun. Ratusan pasien telah disembuhkan dengan ramuan yang digodok sendiri di rumah sederhananya. Beberapa kliennya, sebut saja peberapa pejabat penting di kabupaten Sikka biasa menggunakan ramuannya untuk mengobati penyakit, rohaniwan, bahkan perawat dan bidan.
Dari hari ke hari pria ini boleh dijuluki Hendit 'Simatupang' (siang malam tunggu panggilan) menjadi rebutan pasien-pasien yang tinggal di seputar Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, maupun di luar kabupaten seperti Kupang, Makassar, Palu, Papua, Batam, Surabaya, Cirebon, bahkan hingga Malaysia.
Telepon gengamnya setiap hari terus berdering, dan dirinya selalu siap siaga mengobati pasien jika dipanggil. Berbagai penyakit seperti kanker payudara, tuberkulosis, hepatitis, rematik, ginjal, hingga AIDS yang diobati sembuh total meski secara medis penyakit tersebut sangat kecil kemungkinan untuk disembuhkan. Untuk penyakit AIDS misalnya, seorang pria yang enggan disebut namanya, sembuh total. Pria itu kini telah berkeluarga, memiliki dua anak yang sehat walafiat. Ada juga pasien yang belum memiliki momongan karena penyakit tertentu juga bisa mendapat momongan setelah meminum minyak ramuan tersebut.
Lebih lanjut Hendito menjelaskan bahwa ramuan herbal ini juga memiliki beragam khasiat seperti menyembuhkan: Sakit pada persendian, pinggang, lutut, otot, sakit tulang, osteoporosis, asam urat, stroke, kaki kebas, tangan dan bahu. Syaraf, masalah penglihatan, migrain, jantung, darah tinggi, daah rendah, diabetes, asma, ginjal, wasir, sinusitis, radang, batuk, kurang stamina, nyeri haid, susah hamil, asam lambung, penyakit kulit dan penyakit lainnya. Selain itu juga dapat menyembuhkan gatal dan memar akibat keseleo, lika dalam gusi bengkak, jantung bocor, kusta, panas tinggi, kanker rahim, kanker serviks, keputihan, kista, miom, digigit serangga, luka baru dan luka lama serta penyakit lainnya.

Memiliki kondisi fisik seperti itu tak menghalangi dirinya untuk terbang dengan pesawat mengobati pasiennya di luar Kabupaten Sikka. Sebut saja ke Kupang mengobati seorang polisi wanita senior yang bekerja di Kapolda NTT. Polisi wanita itu mendengar cerita tentang mujarabnya ramuan tersebut kemudian menghubungi dirinya. Setiap hari selalu dibonceng pengojek sepeda motor menyusuri kota Maumere dan sekitarnya mengunjungi dan mengobati pasien.
Manjurnya minyak dengan ramuan akar-akar tumbuh-tumbuhan tersebut membuat namanya tersohor di kalangan pasien-pasien se-Kabupaten Sikka. Melalui promosi gethok tular (dari mulut ke mulut-red), dirinya pun selalu diperhitungkan penderita berbagai penyakit untuk minta diobati, disembuhkan.
Baca juga: Maximus Hendito: Karunia Penyembuhan itu Telah Menolong Banyak Orang (1)
Menurut cerita Hendit, seorang Bidan yang tinggal di kawasan Maumere Timur (enggan disebutkan alamat sebenarnya) menderita tumor payudara dan dokter menyarankan untuk operasi. Karena takut, Bidan itu tak mengindahkan saran Dokter. Mendengar cerita tentang mujarabnya berobat dengan minyak ramuan Hendit. Bidan itu kemudian menghubungi Hendit dan membeli 2 botol minyak berukuran botol Fanta seharga Rp 200 ribu kemudian meminumnya hingga habis. Setelah itu baru ke RS untuk mengontrol lebih lanjut. Apa yang terjadi? Tumor mulai mengecil dan turun hingga 5 kilogram dari 12 kilogram normalnya. Bidan itu kemudian berkonsultasi ke dokter dan apa yang terjadi, dokter itu pun kaget dan terus menyarankan untuk tetap mengonsumsi minyak ramuan tersebut.
Bidan itu tutur Hendit, akhirnya membeli lagi minyak itu empat botol berukuran kecil dan meminumnya hingga sembuh dan normal kembali. Suatu ketika keluarganya bertemu dengan dirinya dan mengucapkan terima kasih atas kesembuhan Bidan.
“Dimana-mana orang percaya saya. Au golo rasa ganu heran (saya saja merasa heran-red), koq saya bisa jadi begini? Ini semua karena kemurahan Tuhan dan karunia Tuhan semata. Tuhan memakai saya untuk menyembuhkan banyak orang,”ucapnya dengan logat Hebing yang sangat kental.
Setiap hari cerita pria ini, selalu ada pasien yang memanggil dirinya untuk mengobati mereka. Jika jarak jauh dan tidak memungkinkan dirinya datang minyak tersebut dikirim melalui paket titipan kilat setelah menginformasikan penyakit yang dideritanya. Paket tersebut sudah dikirim ke Surabaya, Cirebon, Palu, Kendari, Makassar, Papua, Batam hingga Malaysia.
Sebulan cerita Hendit, rata-rata pasien yang diobatinya berjumlah sekitar 10 hingga 20 pasien. Dan umumnya penyakit yang dideritanya sembuh total. Persediaan minyak sekitar 100-175 botol berukuran botol minuman kratingdaeng dalam tempo dua minggu habis terjual dengan harga per botol Rp 100 ribu.
Sekali lagi Hendit ingin menegaskan bahwa minyak dengan ramuan itu hasil olahan sendiri bukan berguru pada siapa-siapa, bukan juga berdukun pada siapa-siapa dan bukan juga ramuan turun-temurun keluarga. Murni merupakan karunia Tuhan. Tuhan memberi karunia pada saya dengan kondisi tubuhku yang cacat agar dapat menolong banyak orang. Diberkati untuk menjadi berkat bagi banyak orang.
Kuasa Tuhan, Hendit tak pernah berpikir keras untuk mencari agen. Malah beberapa pulau maupun di seputar kota Maumere, Kabupaten Sikka banyak yang menawarkan diri menjadi agen dan menjualnya.
Jika Anda atau kenalan Anda memiliki penyakit dan secara medis sulit diobati, Anda dapat menghubungi: Maximus Hendito di: 0812-1088-9394. Pria asal Mapitara ini bisa menjadi inspiring man bagi kita yang normal untuk mandiri memberdayakan diri. (Bersambung...testimoni)
