Loading
Anggota Komisi XI DPR RI Willgo Zainar. (Parlementaria)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Perbankan di berbagai daerah, terutama yang merupakan lokasi pariwisata, perlu didorong agar dapat menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) bidang pariwisata.
Anggota Komisi XI DPR RI Willgo Zainar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (18/2/2019), mendorong Otoritas Jasa Keuangan perlu lebih berperan agar KUR lebih banyak kepada pelaku usaha mikro dan kecil.
Willgo mengemukakan hal tersebut ketika memantau perkembangan kondisi ekonomi NTB bersama-sama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR, beberapa waktu lalu, setelah bencana gempa yang menimpa provinsi itu.
Politisi Gerindra itu menyatakan bahwa hal itu merupakan bentuk atensi khusus DPR RI dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat NTB melalui sektor pariwisata, perdagangan, dan pertanian.
Menurut dia, salah satu kendala pada sektor pariwisata yang harus segera dicarikan solusinya, yakni tarif tiket yang semakin melesat tinggi, serta adanya kebijakan bagasi berbayar.
"Akibat mahalnya tarif tiket pesawat, sehingga beberapa penerbangan pun membatalkan atau meniadakan penerbangan. Imbasnya, frekuensi penerbangan berkurang," jelasnya.
Ia juga berpendapat bahwa bagasi berbayar berdampak kepada merosotnya omzet UMKM masyarakat NTB yang memproduksi souvenir, barang, makanan, dan oleh-oleh bagi wisatawan.
Baca juga:
Sorong Selatan Gandeng Bank Mandiri, Dorong Digitalisasi Pajak dan Layanan Perbankan DaerahUntuk itu, ujar dia, solusinya adalah pemerintah harus segera mempertimbangkan agar industri penerbangan agar bisa mengurangi harga tiketnya serta mengevaluasi kebijakan bagasi berbayar.
Namun, lanjutnya, juga harus ada insentif kepada industri penerbangan, sehingga mereka bisa mengurangi harga tiketnya.