Senin, 10 Agustus 2026

Stasiun Gambir Bakal Disulap Jadi Teras Monas, KAI Siapkan Revitalisasi Rp1 Triliun hingga 2028


 Stasiun Gambir Bakal Disulap Jadi Teras Monas, KAI Siapkan Revitalisasi Rp1 Triliun hingga 2028 PT KAI akan merevitalisasi Stasiun Gambir menjadi teras Monas dengan anggaran sekitar Rp1 triliun. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Wajah baru Stasiun Gambir segera hadir. PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana merevitalisasi salah satu stasiun utama di Jakarta itu menjadi "teras Monas", sebuah ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat transportasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati ikon ibu kota.

Melalui proyek bernilai sekitar Rp1 triliun, KAI ingin mengubah Stasiun Gambir menjadi destinasi yang memberikan kesan berbeda bagi setiap penumpang. Revitalisasi ini ditargetkan rampung pada 2028.

Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan konsep tersebut dirancang agar masyarakat tidak sekadar datang untuk naik kereta, tetapi juga dapat menikmati panorama Monumen Nasional (Monas) sebagai ikon Indonesia.

"Kami akan jadikan Stasiun Gambir menjadi terasnya dari panggung yang kita sebut dengan Monas," ujar Bobby saat berdiskusi dengan awak media di Kereta Wisata, Rabu (8/7/2026).

Hadirkan Pengalaman Perjalanan yang Berbeda

Menurut Bobby, revitalisasi Stasiun Gambir bukan hanya bertujuan meningkatkan layanan transportasi publik. Lebih dari itu, proyek ini mengusung konsep "in journey experience", yakni pengalaman perjalanan yang berkesan sejak penumpang tiba di stasiun.

Konsep desainnya akan memadukan berbagai lanskap khas Indonesia, mulai dari air terjun, sawah terasering, pegunungan, hingga elemen alam Nusantara lainnya.

Dengan pendekatan tersebut, KAI ingin menghadirkan suasana yang mencerminkan kekayaan alam Indonesia sekaligus memperkuat posisi Monas sebagai pusat perhatian.

Stasiun Menghadap Langsung ke Monas

Bobby menjelaskan, selama ini belum ada ruang publik yang benar-benar menjadi titik terbaik untuk menikmati pemandangan Monas. Karena itu, Stasiun Gambir akan dirancang menghadap langsung ke kawasan tersebut.

"Monas adalah panggung Indonesia. Terasnya belum ada. Nantinya pelanggan tidak hanya naik kereta, tetapi juga menikmati Monas," katanya dikutip Antara.

Pengguna jasa kereta nantinya juga akan merasakan suasana kawasan Monas yang lebih nyaman dan tertata ketika tiba di Stasiun Gambir.

Rampung pada 2028

Untuk merealisasikan proyek tersebut, KAI menyiapkan investasi sekitar Rp1 triliun. Seluruh pekerjaan revitalisasi ditargetkan selesai pada 2028.

Dengan wajah baru ini, Stasiun Gambir diharapkan tidak hanya menjadi simpul transportasi nasional, tetapi juga menjadi ruang publik yang menghadirkan pengalaman perjalanan sekaligus destinasi baru di jantung Kota Jakarta.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru