JKF 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif, BI Bidik Transaksi Rp40 Miliar


 JKF 2026 Jadi Momentum Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif, BI Bidik Transaksi Rp40 Miliar Gubernur DKI Jakarta Pramono (tiga kanan) bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta (lima kiri) didampingi Kepala Bank Indonesi DKI Jakarta Iwan Setiawan (tiga kiri) meresmikan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta pada Sabtu (4/6/2026). ANTARA/Mario Sofia Nasution/aa.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Harapan tersebut disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, saat membuka JKF 2026 di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).Menurut Filianingsih, festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk kreatif, tetapi juga mampu mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui perluasan akses pasar dan pemanfaatan sistem pembayaran digital.

"JKF juga dapat mendorong UMKM naik kelas, memperluas pemanfaatan pembayaran digital, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat," ujarnya.Ia turut mengapresiasi sinergi yang telah dibangun bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat kontribusi ekonomi ibu kota terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

UMKM dan Digitalisasi Berjalan Beriringan

Filianingsih menilai penyelenggaraan JKF 2026 menunjukkan bahwa pengembangan UMKM dapat berjalan seiring dengan percepatan digitalisasi sistem pembayaran.

Melalui festival ini, Bank Indonesia ingin mendorong lahirnya berbagai inovasi, memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk lokal serta penggunaan sistem pembayaran nasional.

Menurutnya, kolaborasi yang terbangun dalam JKF menjadi energi bersama untuk mewujudkan semangat Jaga Jakarta.

"Jakarta diharapkan menjadi kota global yang kreatif, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," kata Filianingsih dikutip Antara.

Target Transaksi Naik Hampir Dua Kali Lipat

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menargetkan nilai transaksi selama penyelenggaraan JKF 2026 mencapai Rp40 miliar.

Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencatat transaksi sebesar Rp21 miliar.

Untuk mendukung pencapaian itu, BI menggandeng 67 instansi dan lembaga yang berkolaborasi membuka akses pasar, pembiayaan, hingga promosi bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Jakarta.

Hadirkan 377 Tenant Kreatif

JKF 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 4–5 Juli 2026 menghadirkan 377 tenant.

Sebanyak 290 tenant berasal dari sektor UMKM yang bergerak di bidang kuliner, fesyen, dan kriya. Sementara 87 tenant lainnya berasal dari sektor layanan, edukasi, dan komunitas yang menampilkan berbagai inovasi serta kreativitas masyarakat Jakarta.

Melalui penyelenggaraan ini, Bank Indonesia berharap JKF 2026 mampu menjadi etalase produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru