Loading
D-HUB SEZ, KEK dengan 4 sektor industri strategis di BSD City. (Foto: D-Hub Sez)
TANGERANG, ARAHKITA.COM – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten terus menunjukkan geliat pertumbuhan yang menjanjikan. Dalam proyeksi jangka panjang, kawasan ini diperkirakan mampu menarik investasi hingga Rp18,8 triliun dalam 20 tahun ke depan.
Tak hanya itu, KEK ETKI Banten juga diproyeksikan mampu membuka lebih dari 13 ribu lapangan kerja baru. Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, saat menghadiri seremoni topping off Medical Suites di kawasan D-Hub SEZ BSD City, Tangerang.
Menurut Edwin, perkembangan KEK di Banten menjadi salah satu indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. “Ini tentu menjadi capaian yang membanggakan, khususnya bagi Provinsi Banten,” ujarnya.
Perkembangan Pesat Sejak Diresmikan
KEK ETKI Banten yang berlokasi di BSD City resmi beroperasi sejak November 2025, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2024. Meski belum genap dua tahun, performanya sudah menunjukkan hasil signifikan.
Hingga akhir 2025, kawasan ini mencatat:
Capaian ini menunjukkan bahwa KEK ETKI Banten bukan sekadar proyek ambisius, tetapi sudah mulai memberikan dampak nyata.
Potensi Devisa dan Sektor Unggulan
Dalam lima tahun pertama, KEK ini diperkirakan mampu menghemat devisa hingga Rp1,5 triliun. Bahkan, potensi devisa yang dihasilkan bisa mencapai Rp4,2 triliun.
Fokus utama pengembangan KEK ETKI Banten meliputi:
Kombinasi sektor ini dinilai strategis untuk menjawab kebutuhan masa depan, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Medical Suite: Layanan Kesehatan Modern
Salah satu proyek unggulan di kawasan ini adalah pembangunan Medical Suite, gedung layanan kesehatan yang dirancang untuk menampung berbagai fasilitas medis modern.
Gedung ini akan diisi lebih dari 25 tenant, termasuk:
Targetnya, pembangunan rampung dan mulai diserahterimakan kepada tenant pada September 2026.
Kepala BUPP KEK ETKI Banten, Lindawaty, menyebut Medical Suite akan menjadi pusat layanan kesehatan dengan standar tinggi yang berorientasi pada kebutuhan pasar modern.
Peran KEK dalam Ekonomi Nasional
Secara nasional, Indonesia saat ini memiliki 25 KEK yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Sepanjang 2025, total investasi di seluruh KEK mencapai Rp82,6 triliun atau 98 persen dari target dikutip Antara.
Investasi tersebut didominasi sektor manufaktur dan pengolahan, serta berhasil menyerap lebih dari 88 ribu tenaga kerja.
Keberhasilan ini mempertegas peran KEK sebagai motor penggerak investasi dan pencipta lapangan kerja di Indonesia.