Puncak Arus Balik Lebaran di Bandara Soetta Terjadi Dua Gelombang, Ini Jadwalnya


 Puncak Arus Balik Lebaran di Bandara Soetta Terjadi Dua Gelombang, Ini Jadwalnya General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi memberikan keterangan pera kepada awak media tetkait layanan arus balik mudik Lebaran 2026 (ANTARA/Azmi Samsul M)

TANGERANG, ARAHKITA.COM – Arus balik Lebaran 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, diprediksi tidak hanya terjadi sekali. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkirakan puncaknya akan terbagi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, sementara lonjakan kedua—yang disebut sebagai puncak tertinggi—akan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa pola ini mirip dengan arus mudik sebelumnya yang juga mengalami dua kali lonjakan signifikan.

Pada periode mudik, lonjakan terjadi pada 14 Maret dengan realisasi sekitar 184 ribu penumpang, serta H-2 Lebaran yang mencapai 190 ribu penumpang dalam sehari.

Puncak Kedua Diprediksi Lebih Tinggi

Untuk arus balik, lonjakan terbesar diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026. Pada hari tersebut, Bandara Soetta diprediksi melayani sekitar 198 ribu penumpang dengan lebih dari 1.200 penerbangan dalam satu hari.

Menariknya, tren pergerakan penumpang saat ini bahkan sudah melampaui prediksi awal. Data operasional menunjukkan jumlah penerbangan telah mencapai lebih dari 1.180 flight dengan sekitar 190 ribu penumpang per hari.

Artinya, potensi lonjakan pada puncak kedua bisa menjadi yang tertinggi sepanjang periode arus balik tahun ini.

Hampir 2 Juta Penumpang Sudah Dilayani

Secara kumulatif, sejak awal periode mudik pada 14 Maret hingga H+2 pada 24 Maret 2026, Bandara Soetta telah melayani sekitar 1,98 juta penumpang.

Jumlah tersebut mencakup lebih dari 13 ribu pergerakan pesawat, yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tumbuh sekitar 4,7% dibanding 2025

Naik 5,6% dibanding 2019 (masa normal sebelum pandemi)

Lonjakan ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pada Lebaran 2026 semakin tinggi, bahkan melampaui tren pemulihan pascapandemi.

Rute Favorit: Domestik Masih Mendominasi

Peningkatan trafik penumpang didorong oleh tingginya minat pada rute domestik, terutama:

  • Denpasar – Jakarta
  • Kualanamu – Jakarta
  • Makassar – Jakarta
  • Surabaya – Jakarta

Sementara untuk rute internasional, destinasi favorit masih didominasi oleh:

  • Singapura
  • Kuala Lumpur

Fokus Layanan Beralih ke Area Kedatangan

Berbeda dengan arus mudik yang berfokus pada keberangkatan, saat arus balik ini Bandara Soetta mengalihkan perhatian ke area kedatangan (arrival).

Penguatan layanan dilakukan di berbagai titik, mulai dari:

  • Garbarata
  • Koridor kedatangan
  • Area pengambilan bagasi
  • Moda transportasi lanjutan

Selain itu, berbagai fasilitas pendukung juga tetap disiagakan, seperti:

  • Shuttle bus beroperasi 24 jam
  • Skytrain hingga pukul 23.00 WIB (dengan jeda maintenance harian)

Pihak bandara memastikan seluruh operasional tetap berjalan optimal melalui koordinasi lintas instansi serta kesiapan personel yang tidak dikurangi sejak masa mudik dikutip Antara.

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Diimbau Atur Waktu

Dengan dua puncak arus balik yang sudah diprediksi, penumpang diimbau untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal dan menghindari waktu-waktu padat jika memungkinkan.

Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan perjalanan, sekaligus mengurangi potensi antrean panjang di bandara.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru