HUT ke-9 APNI di Jakarta, Momentum Perkuat Kolaborasi Industri Nikel Nasional


 HUT ke-9 APNI di Jakarta, Momentum Perkuat Kolaborasi Industri Nikel Nasional Ketua Panitia acara, Ense D.C. Solapung sedang memberikan sambutan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Grand Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Jumat (6/3/2026). Ratusan pelaku industri, pejabat pemerintah, hingga mitra internasional berkumpul dalam perayaan hari ulang tahun ke-9 Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI).

Acara bertajuk “9th Year APNI Anniversary” itu tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Bagi para pelaku industri nikel, momen ini juga menjadi ruang refleksi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat sinergi untuk masa depan industri nikel Indonesia.

Sekitar 450 undangan hadir dalam acara tersebut, mulai dari perwakilan pemerintah, anggota APNI, perusahaan pertambangan nikel, perusahaan pendukung industri, asosiasi, hingga mitra strategis dari luar negeri.

Ketua Panitia acara, Ense D.C. Solapung, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut berkontribusi dalam perjalanan APNI.

“Kami bersyukur karena pada sore hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam suasana penuh kebersamaan untuk merayakan perjalanan sembilan tahun APNI,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.

Menurut Ense, kehadiran ratusan undangan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya APNI dalam mendorong kemajuan industri nikel nasional.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi bukti dukungan bagi perjalanan APNI hingga memasuki tahun ke-9,” katanya.

Momentum Memperkuat Industri Nikel Nasional

Perayaan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting di sektor pertambangan dan ekonomi nasional. Di antaranya Ketua Umum APNI Nanan Soekarna, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno, serta anggota Dewan Ekonomi Nasional Septian Hario Seto.

Hadir pula sejumlah tokoh lain seperti Direktur Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional Tubagus Nugraha, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Moga Simatupang, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan PBK BAPPEBTI Siti Fatimah, hingga pakar pemasaran Hermawan Kartajaya.

Tak hanya dari dalam negeri, perayaan ini juga dihadiri perwakilan industri nikel dari Filipina, yakni Chairman Philippines Nickel Industry Association Antonio L. Co dan Presiden PNIA Dante R. Bravo.

Menurut Ense, selama hampir satu dekade terakhir APNI telah memainkan peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha pertambangan nikel.

Selain itu, organisasi ini juga aktif mendorong tata kelola industri pertambangan yang lebih profesional, transparan, serta memberi kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

“Perayaan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah refleksi perjalanan APNI dalam mengawal, memperjuangkan, dan mendorong industri nikel Indonesia agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan,” jelasnya.

Perkuat Kerja Sama Internasional

Salah satu agenda penting dalam perayaan tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara APNI dan Philippines Nickel Industry Association (PNIA).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam industri nikel, sekaligus membuka peluang sinergi yang lebih luas di tingkat regional maupun global.

Dengan meningkatnya permintaan nikel dunia—terutama untuk industri baterai kendaraan listrik—kerja sama lintas negara dinilai semakin penting.

Perayaan Hangat di Bulan Ramadan

Rangkaian acara berlangsung meriah namun tetap khidmat. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan laporan panitia, dilanjutkan pemutaran video profil APNI yang menampilkan perjalanan organisasi sejak berdiri hingga saat ini.

Momen simbolis perayaan juga ditandai dengan tiup lilin dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan sembilan tahun APNI.

Karena berlangsung di bulan Ramadan, acara juga diisi dengan kultum dan doa bersama menjelang buka puasa, sebelum dilanjutkan dengan ramah tamah.

Tak hanya itu, panitia juga menggelar program charity melalui penjualan tumbler APNI yang hasilnya akan disalurkan untuk kegiatan sosial.

Acara semakin hangat dengan hiburan dan perbincangan santai antar pelaku industri yang hadir.

Energi Baru untuk Industri Nikel

Dalam kesempatan tersebut, Ense juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah perusahaan yang telah mendukung penyelenggaraan acara ini, di antaranya PT Adhi Kartiko Pratama Tbk, PT Energy Metals Indonesia, PT Sambaki Tambang Sentosa, PT Gunbuster Nickel Industry, PT Pertamina Lubricants, hingga PT Sucofindo (Persero).

Ia berharap momentum ulang tahun ini dapat menjadi energi baru untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di sektor pertambangan nikel.

“Kami berharap kebersamaan hari ini semakin mempererat sinergi di antara kita semua dan menjadi energi positif bagi APNI untuk melangkah lebih kuat di masa depan,” ujarnya.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru