Senin, 09 Februari 2026

Emas Antam Hari Ini Rp2,94 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya


 Emas Antam Hari Ini Rp2,94 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Senin (9/2/2026). Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik Rp20.000, dari sebelumnya Rp2.920.000 menjadi Rp2.940.000 per gram pada pukul 09.02 WIB.

Tak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut meningkat menjadi Rp2.734.000 per gram. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global dan nilai tukar.

“Harga emas hari ini kembali bergerak naik seiring sentimen pasar dan permintaan yang tetap terjaga,” tulis keterangan resmi Logam Mulia Antam yang dikutip Senin (9/2/2026) pagi, seperti yang dikutip dari Antara.

Dalam setiap transaksi jual beli emas batangan, konsumen perlu memperhatikan ketentuan pajak yang berlaku. Penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak resmi.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru

0,5 gram: Rp1.520.000

1 gram: Rp2.940.000

2 gram: Rp5.820.000

3 gram: Rp8.705.000

5 gram: Rp14.475.000

10 gram: Rp28.895.000

25 gram: Rp72.112.000

50 gram: Rp144.145.000

100 gram: Rp288.212.000

250 gram: Rp720.265.000

500 gram: Rp1.440.320.000

1.000 gram: Rp2.880.600.000

Kenaikan harga emas ini kembali menjadikan logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru