Loading
Arsip foto - Pedagang memotong daging sapi dagangannya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/bar
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Harga daging sapi di Jakarta kembali bergerak naik. Di tingkat eceran, banderolnya kini menyentuh Rp150.000 per kilogram, atau naik sekitar 7–15 persen dibandingkan harga normal.
Kenaikan ini dikonfirmasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta. Kepala dinas, Hasudungan Sidabalok, menyebut lonjakan harga terutama dipicu mahalnya sapi hidup di tingkat produsen.
Menurutnya, harga sapi hidup saat ini bahkan melampaui kesepakatan yang sebelumnya ditetapkan bersama Badan Pangan Nasional.
“Di pasar eceran terjadi kenaikan sekitar 7 sampai 15 persen, dengan harga mencapai Rp150.000 per kilogram. Salah satu penyebab utamanya adalah harga sapi hidup di produsen yang sudah di atas kesepakatan,” ujar Hasudungan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Strategi Ditebar untuk Jaga Daya Beli
Tak tinggal diam, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung menyiapkan sejumlah langkah untuk menahan laju kenaikan harga dan menjaga daya beli warga.Salah satunya dengan memastikan operasional Rumah Potong Hewan (RPH) tetap berjalan normal, tanpa penambahan biaya pemeriksaan. Langkah ini diharapkan bisa menekan biaya produksi di hilir.
Selain itu, Perumda Dharma Jaya turut menyalurkan sapi hidup dengan harga lebih terjangkau, yakni Rp54.000 per kg berat hidup, agar harga daging di pasar tidak makin melonjak.
Daging Subsidi hingga Pasar Murah
Pemprov DKI juga menyiapkan daging sapi bersubsidi seharga Rp35.000 per kg untuk sekitar satu juta warga penerima manfaat. Program ini ditujukan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap bisa mengakses protein hewani.
Sementara itu, lewat Gerakan Pasar Murah, daging sapi dijual di kisaran Rp109.000–Rp139.000 per kg di berbagai titik wilayah Jakarta.
Dari sisi hulu, pemerintah pusat juga telah menyepakati penurunan harga sapi hidup menjadi Rp55.000 per kg yang mulai berlaku sejak 22 Januari 2026.
“Kami optimistis, dengan berbagai langkah ini, harga daging sapi akan kembali stabil dalam waktu dekat, terutama menjelang Idul Fitri,” tutup Hasudungan dikutip Antara.