Selasa, 27 Januari 2026

BEI Atur Ulang LQ45 Awal 2026, Investor Perlu Tahu Perubahannya


 BEI Atur Ulang LQ45 Awal 2026, Investor Perlu Tahu Perubahannya Arsip foto - Layar yang menampilkan logo IDX pada hari ulatng tahun ke-45 diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/pri.

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan penyesuaian (rebalancing) komposisi saham dalam Indeks LQ45. Aturan baru ini akan berlaku efektif mulai 2 Februari hingga 30 April 2026.

Dalam pembaruan kali ini, terjadi satu perubahan penting. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masuk sebagai konstituen baru LQ45, menggantikan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Informasi tersebut disampaikan BEI melalui keterbukaan informasi pada Selasa (27/1/2026).

Daftar Saham LQ45 Periode 2 Februari–30 April 2026

Berikut komposisi terbaru saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45:

  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
  • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
  • PT Amman Mineral International Tbk (AMMN)
  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  • PT Astra International Tbk (ASII)
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
  • PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
  • PT XL Axiata Tbk (EXCL)
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
  • PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
  • PT Indosat Tbk (ISAT)
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  • PT Medco Energi International Tbk (MEDC)
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
  • PT United Tractors Tbk (UNTR)
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

IDX30 dan IDX80 Juga Disesuaikan

Tak hanya LQ45, BEI juga mengumumkan perubahan komposisi untuk indeks lainnya.

  • Indeks IDX30:

Saham BUMI dan EMTK masuk sebagai konstituen baru, menggantikan ITMG dan SMGR.

  • Indeks IDX80:

Saham BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masuk indeks, menggantikan PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Perusahaan

Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), serta PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN).

Apa Arti Indeks Saham bagi Investor?

BEI menjelaskan bahwa indeks saham merupakan indikator statistik yang mencerminkan pergerakan harga sekelompok saham terpilih, berdasarkan metodologi dan kriteria tertentu, serta dievaluasi secara berkala dikutip Antara.

Sementara itu, Indeks LQ45 menjadi salah satu acuan utama pelaku pasar karena berisi saham-saham dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, dan fundamental perusahaan yang dinilai solid.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru