Senin, 26 Januari 2026

Airlangga Manfaatkan WEF Davos untuk Tarik Investasi Data Center Global


 Airlangga Manfaatkan WEF Davos untuk Tarik Investasi Data Center Global Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di sela World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Jumat (23/1/2026). ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah Indonesia kembali memanfaatkan panggung global untuk memperkuat agenda ekonomi digital nasional. Dalam rangkaian World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara aktif membidik masuknya investasi dari perusahaan teknologi kelas dunia.

Sejumlah raksasa digital asal Amerika Serikat disebut menunjukkan ketertarikan terhadap potensi ekonomi digital Indonesia. Nama-nama seperti Nvidia, Amazon Web Services (AWS), Docusign, CrowdStrike, hingga Cloudflare masuk dalam radar pembahasan.

“Beberapa perusahaan tersebut melihat peluang besar di Indonesia, terutama di sektor ekonomi digital,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Momentum WEF dimanfaatkan Airlangga untuk melakukan pertemuan langsung dengan pimpinan perusahaan teknologi global, yang digelar di Indonesia Pavilion.

Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari perundingan tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat, sekaligus membuka ruang kerja sama investasi strategis jangka panjang.

Dari dalam negeri, Nongsa Digital Park turut hadir sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Batam. Kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat ekonomi digital nasional, khususnya untuk pengembangan pusat data dan layanan teknologi berbasis cloud.

Dalam diskusi tersebut, pemerintah dan mitra global membahas tren ekonomi digital terkini, mulai dari pembangunan data center, penguatan keamanan siber, hingga pengembangan infrastruktur digital yang mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dikutip Antara.

Tak hanya fokus pada Amerika Serikat, Airlangga juga menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Investasi Yordania, Tareq Abu Ghazaleh. Pertemuan ini membahas tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Danantara dan Jordan Investment Fund terkait peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani serta Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir.

Bagi Indonesia, WEF menjadi forum strategis untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Dalam forum yang sama, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa stabilitas dan perdamaian merupakan fondasi utama pembangunan ekonomi.

“Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga. Keduanya bukan kemewahan, melainkan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama,” ujar Prabowo.

Pidato Presiden Prabowo dalam sesi Special Address di Davos Congress Center menjadi agenda utama Indonesia tahun ini, dengan penekanan pada kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha guna mempercepat transformasi ekonomi nasional.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru