Selasa, 20 Januari 2026

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 150,1 Miliar Dolar AS, BI: Ketahanan Eksternal Tetap Kuat


 Cadangan Devisa RI Naik Jadi 150,1 Miliar Dolar AS, BI: Ketahanan Eksternal Tetap Kuat Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso. (ANTARA/Rizka Khaerunnisa)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa Indonesia kembali meningkat pada akhir November 2025. Totalnya kini mencapai 150,1 miliar dolar AS, naik dari posisi bulan sebelumnya yang berada di angka 149,9 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/12/2025) menjelaskan bahwa tambahan cadangan devisa ini didorong oleh penerimaan pajak, jasa, dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang terus ditempuh BI untuk menghadapi kondisi pasar global yang semakin tidak pasti.

Menurut BI, posisi cadangan devisa tersebut cukup solid karena setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka itu jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya hanya sekitar tiga bulan impor.

“Cadangan devisa ini mampu memperkuat ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ujar Ramdan dikutip Antara.

Melihat ke depan, BI memperkirakan ketahanan eksternal Indonesia tetap terjaga. Prospek ekspor dinilai masih stabil, sementara arus masuk investasi asing diperkirakan berlanjut seiring persepsi positif investor terhadap perekonomian Indonesia dan imbal hasil yang tetap menarik.

Ramdan menegaskan bahwa BI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional, terutama untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru