Laba BTPN Syariah Naik 23 Persen, Capai Rp945 Miliar hingga Kuartal III 2025


 Laba BTPN Syariah Naik 23 Persen, Capai Rp945 Miliar hingga Kuartal III 2025 Laba BTPN Syariah Naik 23 Persen. (Antaranews/Antara/HO-BTPNS)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatat kinerja positif sepanjang kuartal III 2025 dengan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp945 miliar, tumbuh 23 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Perseroan menyebutkan bahwa kualitas pembiayaan yang terjaga menjadi fondasi utama pertumbuhan laba bersih secara konsisten selama tiga kuartal terakhir.

“Kedisiplinan dan kekompakan nasabah menjadi kekuatan utama dalam menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan kinerja Bank. Kami bersyukur dapat melewati periode ini dengan baik, memastikan pembiayaan yang terjaga kualitasnya agar kinerja keuangan tetap solid,” ujar Direktur BTPN Syariah, Fachmy Achmad, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Hingga akhir September 2025, penyaluran pembiayaan BTPN Syariah mencapai Rp9,8 triliun. Kinerja keuangan juga tetap kuat dengan rasio imbal hasil aset (return on asset/ROA) sebesar 7,5 persen dan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) mencapai 57,4 persen.

BTPN Syariah membangun empat perilaku unggul nasabah yang dikenal dengan istilah “BDKS”, yaitu berani berusaha, disiplin, kerja keras, dan saling bantu. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi bagi nasabah untuk bertahan dan tumbuh dalam berbagai kondisi ekonomi.

Kedisiplinan nasabah dinilai berkontribusi langsung terhadap kelancaran pembayaran angsuran dan solidnya kinerja keuangan Bank. Hal ini didukung oleh pendampingan intensif dari community officer (CO) yang berperan sebagai ujung tombak dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat untuk memperluas inklusi keuangan.

Untuk menjaga semangat dan kualitas pelayanan, BTPN Syariah terus meningkatkan kapasitas para CO melalui program pengembangan talenta internal. Sebagai bentuk apresiasi, Bank memberikan penghargaan kepada CO berprestasi, termasuk kesempatan mendampingi nasabah dalam Program Umrah Satu Pesawat bagi sentra inspiratif.

Dari sisi nasabah, BTPN Syariah juga memberikan berbagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan mereka. Program Umrah Satu Pesawat dan insentif lainnya diberikan kepada individu dan kelompok nasabah yang memiliki riwayat pembayaran baik serta menunjukkan penerapan nilai BDKS.

Pada 2025, jumlah sentra yang diberangkatkan dalam program tersebut meningkat menjadi 18 sentra, naik dari 10 sentra pada tahun sebelumnya, dengan total sekitar 380 orang.

“Beragam bentuk apresiasi yang kami berikan mencerminkan komitmen BTPN Syariah untuk mempercepat terwujudnya niat baik nasabah,” kata Fachmy dikutip Antara.

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi nasabah untuk terus menjaga kedisiplinan serta menjadi inspirasi bagi sentra lain di seluruh Indonesia.

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan bentuk apresiasi dan insentif yang relevan dan berdampak bagi jutaan nasabah kami,” tutup Fachmy.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru