Loading
Ilustrasi Presiden Joko Widodo tempati ranjang Soekarno di Istana Merdeka (Tangkap layar kanal YouTube IPedia dotID )
SUDAH menjadi rahasia umum dan cerita yang sudah lama tersebar ke mana-mana tentang betapa angker dan tingginya aura mistis yang menyelimuti istana negara di Jalan Merdeka Jakarta. Bahwa istana presiden itu terdapat banyak sekali makhluk astral, jin atau hantu.
Hal itu dapat dipahami mengingat bangunan istana negara ini dibangun sudah sangat lama dan bangunan ini sudah sangat tua. Istana negara ini dibangun tahun 1796 di zaman Belanda dan awalnya sebelum merdeka, bangunan ini dipakai oleh para gubernur Belanda yang berkuasa ketika itu.
Dilansir dari berbagai sumber, di istana ini terdapat beberapa tempat atau areal yang dianggap sangat angker atau kramat dan salah satunya adalah kamar tidur Soekarno atau Bung Karno.
Seperti diketahui umum bahwa Soekarno adalah sosok yang sangat lekat dengan hal-hal yang berbau mistik. Itu dilihat dan dirasakan dari aura kharisma yang ada pada diri Bung Karno. Itu juga dapat dimengerti bahwa Soekarno adalah sosok yang senang bertapa di tempat-tempat keramat di sejumlah tempat di Pulau Jawa dan luar Jawa.
Kamar tidur Soekarno memang dibiarkan kosong setelah Sekarno lengser dari kekuasaanya. Dan sejak itu tidak ada yang berani menempatinya, termasuk Presiden Megawati yang merupakan anak kandung Soekarno.
Presiden Soeharto juga tidak berani menempati kamar tersebut. Ada yang mengatakan Seharto tidak mau menempati kamar tersebut karena segan dan hormat. Presideh Soeharto pun lebih banyak mengadakan pertemuan dengan para tamu negara di rumah pribadinya di Jln, Cendana. Hanya acara-acara tertentu saja yang digunakan atau diadakan di istana residen atau di istana negara di Jalan Merdeka.
Mengenai keangkeran dan banyaknya jin di kamar Soekarno itu diceritakan juga oleh Greg Barton, penulis buku Gus Dur. Dalam buku Gus Dur itu dituliskan bahwa Presiden Soeharto tidak berani menempati kamar Sekarno selama berkuasa 32 tahun.
Baru Presiden Joko Widodo yang berani menempati kamar Bung Karno dan tidur di ranjang Bung Karno. Ketika ditanya apa perasaan dan apakah ada gangguan makhluk halus di kamar Soekarno, Presiden Jokowi mengatakan biasa-biasa saja.
Ungkapan itu apakah benar-benar tidak ada makhluk halus di kamar itu atau karena itu hanya ungkapan yang telah menjadi kebiasaan dimana Jokowi selalu dijawab biasa-biasa saja kalau ditanya tentang sesuatu, meski mungkin ada yang luar biasa.
Karena itu, hingga kini kangkeran kamar dan ranjang Bung Karno masih dipercaya kebenarannya sampai hari ini. Dan masyararakat kita masih lekat dengan kepercayaan akan hal itu.