Patrick Kluivert Akui Jepang Terlalu Tangguh untuk Timnas Indonesia


  • Selasa, 10 Juni 2025 | 21:51
  • | Bola
 Patrick Kluivert Akui Jepang Terlalu Tangguh untuk Timnas Indonesia Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dalam konferensi pers pasca pertandingan.(Antaranews)

JAKARTA, ARAHKITA.COM  – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tak menutupi kekecewaannya usai skuad Garuda dibantai 0-6 oleh Jepang dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Suita, Osaka, Selasa (10/6/2025). Menurutnya, perbedaan kualitas kedua tim terlihat sangat mencolok sepanjang pertandingan.

“Jepang memang terlalu besar untuk kami malam ini. Kita harus jujur mengakui itu dan fokus untuk terus berkembang,” ujar Kluivert dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Jepang, yang saat ini bertengger di peringkat ke-15 FIFA, tampil dominan dengan total 22 tembakan dan tidak memberi ruang sedikit pun bagi Indonesia untuk melepaskan satu tembakan pun. Tim asuhan Hajime Moriyasu membuka keunggulan di babak pertama lewat gol Daichi Kamada (15', 45+5') dan Takefusa Kubo (19').

Masuk babak kedua, Kluivert mencoba beberapa perubahan dalam susunan pemain, namun hal itu belum cukup membendung tekanan dari Samurai Biru. Tiga gol tambahan dicetak oleh Ryoya Morishita (55'), Shuto Machino (58'), dan Mao Hosoya (80').

Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga Indonesia dari Jepang sejak awal 2024. Dalam tiga pertemuan terakhir, Timnas sudah kebobolan total 13 gol dan hanya mampu mencetak satu gol balasan — yakni melalui Sandy Walsh saat kalah 1-3 di ajang Piala Asia 2023.

“Sebenarnya kami sempat bermain cukup baik di 10 menit awal, tapi kualitas Jepang sebagai tim level Piala Dunia memang luar biasa. Mereka punya organisasi permainan yang rapi, teknik individu yang mumpuni, dan pengalaman tinggi,” lanjut Kluivert.

Sebagai informasi, Jepang telah berpartisipasi dalam tujuh edisi Piala Dunia sejak debut pada 1998 dan berhasil mencapai babak 16 besar di empat edisi: 2002, 2010, 2018, dan 2022. Dengan skuad yang makin matang, Wataru Endo dan kolega tampil solid dan konsisten sepanjang pertandingan.

“Saya kecewa, tentu saja. Bukan hanya untuk diri saya, tapi juga untuk Indonesia. Tapi ini jadi pelajaran penting, bahwa kita harus terus bekerja keras jika ingin bersaing di level tertinggi,” pungkas Kluivert dikutip dari Antara.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Bola Terbaru