Selasa, 27 Januari 2026

WFH dengan Mengembangkan E-Commerce bagi Pelaku UMKM


 WFH dengan Mengembangkan E-Commerce bagi Pelaku UMKM Mengembangkan eCommerce bagi UMKM (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Masa-masa karantina mandiri membuat orang terpaksa melakukan aktivitasnya di rumah. Tak terkecuali bidang usaha khususnya para pelaku UMKM. Berikut ini panduan yang diberikan para pakar E-Commerce untuk mengembangka usaha melalui sarana digital. Saatnya bekerja dari rumah. Berikut panduannya:

1. Berpikirlah Seperti Pelanggan

Salah satu tips mengembangkan E-Commerce adalah dengan berpikir seperti pelanggan Anda sendiri. Katie Melissa adalah salah pakar E-Commerce dunia yang berfokus pada kategori produk seperti jam tangan dan kacamata hitam. Saat ini dirinya berhasil melakukan dropships produk dalam jumlah besar kepada konsumen. Melissa mengatakan bahwa Anda perlu melatih diri untuk berpikir seperti konsumen karena tidak masalah apakah Anda menyukainya atau tidak, tapi menjadi masalah apabila produk Anda tidak disukai calon konsumen. Pastikan Anda mengetahui apa yang menjadi keinginan dari calo konsumen.

2. Aktif Menggunakan Email dan Media Sosial Anda

Frank Hatchett adalah orang di balik Online Dimes, sebuah sumber daya yang luar biasa bagi para pengusaha yang ingin memahami strategi pertumbuhan E-Commerce. Beliau juga memiliki tips mengembangkan E-Commerce yang kerap berhasil bila diterapkan dengan baik. Dia juga mengelola sebuah grup Facebook beranggotakan 20.000+ orang, Online Samurais, dimana ia mengeksplorasi semua aspek pemasaran online–termasuk bagaimana orang dapat menghasilkan uang dengan memberikan produk gratis. Tipsnya untuk pengusaha E-Commerce adalah penargetan silang melalui Facebook dan email.

Bila Anda dapat menjalin hubungan baik dengan konsumen melalui kedua media tersebut, Anda berkesempatan memiliki rasio konversi yang lebih tinggi karena target audiens biasanya sudah lebih terarah.

3. Learning by Doing

Richard Lazazzera adalah mantan anggota tim Pertumbuhan di Shopify dan sekarang mengelola A Better Lemonade Stand, salah satu sumber paling populer untuk pengusaha E-Commerce saat ini. Ia juga mengajar para pengusaha melalui programnya, Build Launch Grow. Dia berfokus untuk belajar melalui melakukan. Banyak pengusaha pemula berpikir terlalu banyak sebelum mereka benar-benar memulai. Kegagalan menciptakan kesempatan untuk belajar, dan setiap kegagalan adalah langkah maju.

4. Gunakan (dan Maksimalkan) Pendekatan Funnel

Terry Arsenault mengelola beberapa toko E-Commerce (seperti Leafwood) saat memimpin agen pemasaran digital, Shopidd. Dia juga memulai Shopify Ecommerce Group di Facebook, yang memiliki lebih dari 10.000 anggota. Dia telah menjalankan beberapa toko sendiri dan sekarang melatih lebih dari 4.000 siswa melalui programnya. Arsenault mengatakan bahwa penting bagi pengusaha E-Commerce untuk melakukan pendekatan funnel, yang berarti Anda perlu mengetahui siapa pelanggan Anda, memetakan corong Anda, dan terus munculkan iklan kepada mereka. Sangat sedikit pelanggan yang akan melakukan pembelian dari interaksi pertama dengan merek Anda, maka dari itu iklan menarik harus ditampilkan berkali-kali kepada konsumen potensial Anda.

5. Memetakan Perjalanan/Perilaku Pelanggan

Catherine Howell menjadi salah satu orang yang mengelola Eight Loop Social, sementara dia juga mengelola grup Facebook Ad Hack secara menakjubkan. Howell mengatakan bahwa Anda harus memetakan perjalanan pelanggan dari saat pertama kali mereka melihat produk Anda hingga sampai ke email yang mereka dapatkan setelah mereka menyelesaikan pembelian. Ketahui apa yang mereka suka dari merek Anda akan sangat penting untuk pengembangan bisnis Anda di masa depan. Ia merekomendasikan menggunakan Shoelace, sebuah aplikasi Shopify yang membuat re-targeting di Facebook dan Instagram menjadi mudah.

6. Jual dengan Cara yang Unik

Ashley Wright adalah seorang pengusaha E-Commerce yang mengelola beberapa toko sekaligus mengelola sebuah grup Facebook yang berkembang. Wright mengatakan Anda harus menjelajahi sudut yang Anda gunakan untuk menjual produk Anda. Cobalah untuk menjual dengan cara yang unik dengan menemukan khalayak yang unik untuk produk itu. Hal ini dapat memungkinkan Anda menurunkan biaya iklan di Facebook.

7. Temukan Produk/Kecocokan Pasar yang Tepat

Dave Hermansen adalah salah satu pendiri Store Coach, sebuah program yang membantu orang memulai toko online mereka sendiri. Dia telah berhasil membuat beberapa toko E-Commerce bertumbuh dengan cepat. Saran yang diberikannya adalah menemukan ceruk yang tepat. Ini berarti Anda perlu menemukan produk dan kecocokan pasar yang bisa diubah dengan baik.

Mereka juga menekankan penjualan barang pada harga yang lebih tinggi, karena lebih sulit menghasilkan volume penjualan. Jika Anda menjual beberapa barang pada harga yang lebih tinggi dalam sebulan, Anda tidak perlu menjual sebanyak mungkin.

8. Selalu Tetap Up-to-Date

Sebastian Gomez adalah salah satu pakar E-Commerce terkemuka dunia yang fokus pada dropshipping. Tips utamanya adalah selalu up to date. Anda tidak bisa hanya memasang iklan tanpa mengoptimalkannya. Sebastian memeriksa iklannya sepanjang hari dan mengoptimalkan iklan yang tidak berkinerja. Hal ini memungkinkan dia untuk bertumbuh dengan cepat. Menurutnya, Anda harus selalu up to date pada iklan yang Anda pasang dimanapun itu. Teruslah aktif, dan berikan tanggapan kepada pelanggan secara cepat.

9. Gunakan Iklan Video di Facebook

Lawrence Aponte memiliki cerita yang luar biasa, yang membantunya mengilhami orang lain melalui program pembinaannya sendiri. Lawrence berfokus pada bagaimana iklan video mengambil alih perhatian orang dan memastikan semua mahasiswanya menggunakan iklan video di Facebook. Menrutnya menggunakan iklan video di Facebook akan mampu menarik perhatian calon konsumen Anda dengan cepat, selama Anda membuat video dengan unik dan kreatif.

10. Uji Coba Iklan yang Memaksa Orang untuk Membeli

Lawrence Aponte memiliki cerita yang luar biasa, yang membantunya mengilhami orang lain melalui program pembinaannya sendiri. Lawrence berfokus pada bagaimana iklan video mengambil alih perhatian orang dan memastikan semua mahasiswanya menggunakan iklan video di Facebook.

Menurutnya menggunakan iklan video di Facebook akan mampu menarik perhatian calon konsumen Anda dengan cepat, selama Anda membuat video dengan unik dan kreatif. Lawrence Aponte memiliki cerita yang luar biasa, yang membantunya mengilhami orang lain melalui program pembinaannya sendiri.

Tip utamanya bagi calon pengusaha E-Commerce adalah dengan menguji iklan yang memaksa orang melakukan pembelian. Itu bisa berarti menciptakan urgensi dengan sebuah iklan atau kemitraan dengan influencer yang mendorong produk Anda menjadi terdepan. Dia juga mengatakan bahwa hubungan pelanggan tidak pernah berakhir, oleh karena itu Anda harus menjadi orang yang selalu bersemangat dan lakukan penjualan silang kepada pelanggan Anda yang sudah ada.

 


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Arah Preneur Terbaru