CEO OpenAI Sam Altman berpidato di World Economic Forum di Davos, Swis, pada 19 Januari 2024. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi)
SAN FRANCISCO, ARAHKITA.COM – OpenAI akhirnya resmi memperkenalkan GPT-5.6, generasi terbaru model kecerdasan buatan (AI) yang telah lama dinantikan. Peluncuran ini dilakukan pada Kamis (9/7/2026), setelah sempat tertunda akibat permintaan pemerintah Amerika Serikat yang menginginkan kajian lebih lanjut terkait aspek keamanan siber.
Kehadiran GPT-5.6 menjadi langkah besar OpenAI dalam persaingan teknologi AI global. Selain menawarkan kemampuan yang lebih cerdas, cepat, dan efisien, perusahaan juga memperkenalkan sistem keamanan yang diklaim sebagai yang paling kuat sepanjang sejarah pengembangan model AI mereka.
Tiga Model AI untuk Beragam Kebutuhan
Dalam peluncuran kali ini, OpenAI menghadirkan tiga model AI yang dirancang untuk kebutuhan pengguna yang berbeda.
Model pertama adalah Sol, yang menjadi model unggulan dengan kemampuan terbaik untuk pemrograman (coding), analisis berbasis pengetahuan, keamanan siber, hingga riset ilmiah.
Model kedua, Terra, dirancang sebagai pilihan yang seimbang untuk pekerjaan sehari-hari dengan performa yang stabil.
Sementara itu, Luna menjadi model tercepat sekaligus paling hemat biaya, sehingga cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan yang membutuhkan respons cepat dengan efisiensi tinggi.
Lebih Pintar, Lebih Hemat Biaya
OpenAI menyebut GPT-5.6 Sol mampu menetapkan standar baru dalam kemampuan AI. Model ini tidak hanya menghasilkan performa yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya, tetapi juga menggunakan lebih sedikit token sehingga biaya penggunaan menjadi lebih rendah.
Efisiensi tersebut diharapkan memberikan keuntungan bagi pengembang maupun perusahaan yang memanfaatkan layanan AI dalam skala besar.
Hadir dengan Mode "Max" dan "Ultra"
Selain menghadirkan model baru, OpenAI juga memperkenalkan dua pilihan kemampuan tambahan.
Mode Max memberikan waktu lebih lama kepada AI untuk melakukan proses penalaran, memeriksa kembali jawaban, serta menyempurnakan pendekatan sebelum memberikan hasil.
Sementara itu, mode Ultra memungkinkan beberapa agen AI bekerja secara paralel untuk menyelesaikan tugas-tugas yang jauh lebih kompleks dan membutuhkan koordinasi tingkat tinggi.
Mulai Tersedia di ChatGPT
OpenAI menyatakan GPT-5.6 mulai tersedia pada Kamis melalui platform ChatGPT, Codex, dan API OpenAI.
Peluncuran dilakukan secara bertahap di berbagai negara dan diperkirakan akan menjangkau pengguna global dalam waktu sekitar 24 jam.
Keamanan Jadi Fokus Utama
Dalam pengumumannya, OpenAI menegaskan bahwa GPT-5.6 dibangun dengan sistem pengamanan paling tangguh yang pernah mereka kembangkan.
Meski memiliki peningkatan kemampuan di bidang biologi dan keamanan siber, perusahaan menyatakan model ini masih berada di bawah ambang batas "kritis" berdasarkan kerangka kerja kesiapan (Preparedness Framework) yang digunakan OpenAI untuk mengukur potensi risiko teknologi AI dikutip Antara.
Sebelum dirilis kepada publik, GPT-5.6 juga telah melalui evaluasi keselamatan yang disebut sebagai pengujian paling komprehensif sepanjang sejarah pengembangan model AI OpenAI.
Dengan peluncuran GPT-5.6, OpenAI kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin industri kecerdasan buatan global. Kehadiran tiga model baru, peningkatan efisiensi, kemampuan penalaran yang lebih baik, serta penguatan aspek keamanan menjadi fondasi penting bagi pengembangan AI generasi berikutnya.