SpaceX Batalkan Peluncuran Starship di Detik-Detik Terakhir, Ini Penyebabnya


  • Jumat, 22 Mei 2026 | 18:15
  • | Tekno
 SpaceX Batalkan Peluncuran Starship di Detik-Detik Terakhir, Ini Penyebabnya Ilustrasi roket lepas landas dari fasilitas peluncuran SpaceX di Texas. (WSJ)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Perusahaan antariksa swasta asal Amerika Serikat, SpaceX, membatalkan uji penerbangan ke-12 roket raksasa Starship hanya beberapa detik sebelum peluncuran dilakukan. Gangguan teknis pada sistem peluncuran membuat misi yang dijadwalkan berlangsung di Starbase, Texas, itu harus ditunda.

Peluncuran awalnya direncanakan berlangsung Kamis (21/5/2026) pukul 18.30 Waktu Standar Tengah. Namun hitung mundur dihentikan sekitar 40 detik sebelum roket lepas landas dari fasilitas peluncuran SpaceX di Texas.

Tak lama setelah penundaan, SpaceX mengumumkan bahwa peluncuran Starship pada hari tersebut resmi dibatalkan.

Pendiri SpaceX, Elon Musk, menjelaskan penyebab pembatalan berasal dari masalah pada pin hidraulik yang berfungsi mengamankan lengan menara peluncuran. Komponen tersebut gagal ditarik kembali sesuai prosedur sebelum roket diluncurkan.

Musk mengatakan tim teknis akan mencoba memperbaiki kendala itu secepat mungkin. Jika proses perbaikan berjalan lancar, upaya peluncuran berikutnya berpotensi dilakukan pada Jumat (22/5/2026) pukul 17.30 waktu setempat.

Uji terbang kali ini sebenarnya menjadi salah satu momen penting bagi program pengembangan Starship. SpaceX menjadwalkan penerbangan perdana untuk generasi terbaru wahana Starship dan roket pendorong Super Heavy yang telah menggunakan versi mesin Raptor yang ditingkatkan.

Selain pembaruan mesin, peluncuran ini juga menjadi debut penggunaan landasan baru di kawasan Starbase. SpaceX ingin menguji langsung kemampuan sistem terbaru mereka dalam kondisi penerbangan nyata.

Menurut perusahaan, misi tersebut difokuskan untuk mengevaluasi performa teknologi baru Starship, termasuk stabilitas sistem peluncuran dan kinerja mesin generasi terbaru yang diharapkan mampu mendukung misi luar angkasa jarak jauh di masa depan.

Starship sendiri menjadi proyek ambisius SpaceX untuk membawa manusia dan kargo ke Bulan hingga Mars. Roket ini digadang-gadang sebagai sistem peluncuran paling kuat yang pernah dikembangkan perusahaan milik Elon Musk tersebut.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tekno Terbaru