Vivo Y600 Pro Resmi Meluncur, Baterai 10.200 mAh dan Tahan Air IP69


  • Selasa, 28 April 2026 | 13:00
  • | Tekno
 Vivo Y600 Pro Resmi Meluncur, Baterai 10.200 mAh dan Tahan Air IP69 Kondisi Andrie Yunus Mulai Pulih Usai Disiram Air Keras Jalani Operasi di RSCM

JAKARTA, ARAHKITA.COMVivo kembali meramaikan pasar ponsel dengan meluncurkan Vivo Y600 Pro yang membawa sejumlah fitur unggulan, terutama pada sektor baterai dan ketahanan perangkat.

Menurut laporan Gizmochina Senin (27/4/2026) ponsel ini dibekali baterai berkapasitas besar 10.200 mAh dengan teknologi semi-solid-state yang mampu bekerja stabil pada suhu ekstrem, mulai dari -20°C hingga 40°C.

Baterai tersebut juga mendukung pengisian cepat 80W yang diklaim mampu terisi penuh dalam waktu sekitar 80 menit serta memiliki umur pakai hingga enam tahun.

Dari sisi performa, Vivo Y600 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7300e dengan fabrikasi 6nm dan CPU octa-core. Perangkat ini juga dilengkapi GPU Mali-G610, RAM LPDDR5, serta penyimpanan UFS 3.1.

Ponsel ini menjalankan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16 sejak awal peluncurannya.

Untuk tampilan, Vivo Y600 Pro mengusung layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120Hz. Layar ini telah mendukung HDR10+, kedalaman warna 10-bit, serta sertifikasi cahaya biru rendah untuk kenyamanan mata.

Di sektor kamera, perangkat ini mengandalkan kamera belakang 50MP dengan fitur autofokus dan stabilisasi EIS, serta kamera depan 32MP untuk kebutuhan swafoto.

Keunggulan lain dari Vivo Y600 Pro adalah sertifikasi tahan air dan debu IP68 dan IP69, serta desain pelindung berlapis untuk ketahanan terhadap benturan. Ponsel ini juga tetap dapat digunakan dengan tangan basah.

Fitur tambahan meliputi NFC, infrared remote, speaker stereo, sensor sidik jari di layar, konektivitas 5G, Bluetooth 5.4, serta Wi-Fi 6.

Vivo Y600 Pro hadir dalam empat pilihan warna, yakni Floating Gold, Bright Moon Black, Vast Blue, dan Starry Purple.

Untuk harga, perangkat ini dibanderol mulai dari 2.099 yuan (sekitar Rp5,3 juta) hingga 2.899 yuan (sekitar Rp7,3 juta) untuk varian tertinggi.

Penjualan resmi dijadwalkan mulai 5 Mei 2026, sementara pemesanan awal sudah dibuka di pasar China.


Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tekno Terbaru