Loading
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak gagasan Kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu untuk mendorong rakyat Iran melakukan protes massal terhadap pemerintah mereka pekan lalu, demikian dilaporkan Axios pada Rabu, mengutip sejumlah sumber.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Samsung resmi menghadirkan dua ponsel terbaru dari seri Galaxy A, yakni Galaxy A57 dan Galaxy A37, dengan peningkatan signifikan pada ketahanan, performa, dan fitur kamera. Kedua perangkat kini membawa sertifikasi IP68, meningkat dari generasi sebelumnya yang hanya IP67.
“Seri Galaxy A terbaru menunjukkan komitmen kami untuk mendemokratisasi AI dan menghadirkan inovasi teranyar bagi pengguna,” ujar TM Roh, CEO sekaligus President Samsung Electronics DX Division, dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Kedua ponsel memiliki layar 6,7 inci Super AMOLED+ dengan refresh rate 120 Hz, serta mendukung konektivitas 5G. Galaxy A57 menggunakan chip terbaru Samsung berukuran 4 nm dengan GPU Xclipse 550, sedangkan Galaxy A37 ditenagai oleh chip Exynos 1480.
Dalam hal memori, Galaxy A57 menawarkan RAM 8GB–12GB dan penyimpanan 128GB–512GB, sementara Galaxy A37 memiliki RAM 6GB–12GB dan ROM 128GB–256GB. Kedua ponsel dibekali baterai 5000 mAh, sistem operasi OneUI 8.5 berbasis Android 16, serta dukungan pembaruan sistem dan keamanan jangka panjang hingga enam generasi.
Perbedaan utama terlihat pada konfigurasi kamera. Galaxy A57 menonjol dengan kamera utama 50MP, ultra-wide 12MP, makro 5MP, dan kamera depan 12MP, sedangkan Galaxy A37 memiliki kamera ultra-wide 8MP dengan spesifikasi lainnya sama.
Pilihan warna Galaxy A57 meliputi Navy, Gray, IcyBlue, dan Lilac, sementara Galaxy A37 hadir dalam warna Charcoal, Graygreen, Lavender, dan White.
Untuk harga, Samsung belum mengumumkan banderol resmi di Indonesia. Namun, di Amerika Serikat Galaxy A37 dibanderol mulai 450 dolar AS (sekitar Rp7,5 juta) dan Galaxy A57 mulai 550 dolar AS (sekitar Rp9,2 juta). Sementara di Eropa, Galaxy A37 dijual mulai 430 Euro (sekitar Rp8,4 juta) dan Galaxy A57 530 Euro (sekitar Rp10,3 juta), dengan kemungkinan harga di Indonesia menyesuaikan kondisi lokal.