Loading
Sony Resmi Tinggalkan Perekam Blu-ray Setelah 20 Tahun Dominasi. (Sony Indonesia)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sony Group Corp. mengumumkan akan menghentikan penjualan perekam Blu-ray Disc secara bertahap setelah produksi perangkat tersebut resmi dihentikan. Keputusan ini diambil karena permintaan pasar terus menurun seiring pergeseran konsumen ke layanan streaming dan penyimpanan berbasis cloud.
Dalam pengumuman pada 9 Februari, perusahaan menyatakan distribusi perekam Blu-ray hanya akan berlangsung sampai stok yang ada habis. Meski demikian, Sony memastikan pengiriman pemutar Blu-ray khusus untuk pemutaran konten masih akan dilanjutkan untuk sementara waktu.
Langkah ini, dilansir Asahi Shimbun, menandai penutupan bab penting dalam sejarah teknologi hiburan rumah. Sony merupakan pelopor format Blu-ray sejak merilis perekam pertama di dunia pada 2003. Perangkat tersebut sempat populer karena memungkinkan pengguna merekam program televisi dan konten lain dalam kualitas definisi tinggi, yang saat itu menjadi standar baru industri.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, pola konsumsi media berubah drastis. Penyimpanan data kini lebih banyak beralih ke platform digital dan cloud, sementara layanan streaming berkembang pesat dan menawarkan akses instan tanpa media fisik. Perubahan ini berdampak langsung pada penurunan pengiriman perangkat perekam Blu-ray.
Sebelumnya, Sony juga telah menghentikan produksi Blu-ray Disc pada Februari 2025, memperkuat sinyal bahwa perusahaan mulai meninggalkan lini produk berbasis cakram optik. Keputusan menghentikan perekam Blu-ray menjadi langkah lanjutan dalam strategi adaptasi terhadap tren konsumsi digital yang semakin dominan.