Isu Data Instagram Bocor, Kemkomdigi Panggil Meta untuk Klarifikasi


  • Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:00
  • | Tekno
 Isu Data Instagram Bocor, Kemkomdigi Panggil Meta untuk Klarifikasi Ilustrasi - Kemkomdigi minta klarifikasi Meta soal isu kebocoran data Instagram. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta penjelasan resmi dari Meta selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk layanan Instagram. Permintaan itu muncul setelah beredar isu dugaan kebocoran data pengguna, termasuk rumor yang menyinggung proses reset kata sandi.Kemkomdigi dan pihak Meta diketahui telah melakukan pertemuan klarifikasi pada Rabu, 14 Januari 2026.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan Meta menjelaskan bahwa mekanisme reset kata sandi merupakan bagian dari sistem internal resmi Instagram. Artinya, proses tersebut tidak memberikan celah bagi pihak lain untuk mengakses kata sandi pengguna.

Meta juga menyampaikan, informasi dugaan kebocoran data yang ramai dibicarakan—dan dikaitkan dengan laporan pihak ketiga—hingga saat ini masih terus ditelusuri. Instagram masih melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan kebenaran serta sumber isu yang beredar.

“Tidak ada password pengguna yang bisa diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain pemilik akun itu sendiri. Selain itu, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal,” ujar Alexander. Ia menambahkan, proses pendalaman masih berlangsung dan hasil investigasi akan menjadi dasar evaluasi lanjutan.

Alexander menegaskan, langkah pemanggilan dan klarifikasi terhadap PSE merupakan kewenangan Kemkomdigi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Menurutnya, permintaan penjelasan kepada Meta merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga keamanan ruang digital nasional, sekaligus melindungi data pribadi masyarakat.

“Pemanggilan terhadap Meta terkait isu ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional,” tegasnya.

Kemkomdigi juga mengimbau publik agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat keamanan akun masing-masing, termasuk mengaktifkan fitur pengamanan tambahan.

Kemkomdigi memastikan pengawasan akan terus dilakukan dan langkah-langkah yang diperlukan akan diambil untuk memastikan keamanan sistem elektronik serta perlindungan data pribadi masyarakat Indonesia.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tekno Terbaru