​Google Mulai "Bersih-Bersih" AI Overviews dari Konten Kesehatan, Ada Apa?


  • Senin, 12 Januari 2026 | 16:00
  • | Tekno
 ​Google Mulai Google resmi membatasi fitur AI Overviews pada kueri kesehatan. (erafone)

​JAKARTA, ARAHKITA.COM – Google baru saja mengambil langkah tegas dengan membatasi fitur AI Overviews untuk sejumlah kueri pencarian bertema kesehatan. Langkah ini diambil setelah investigasi The Guardian mengungkap adanya risiko informasi menyesatkan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan tersebut.

​Bayangkan jika Anda bertanya tentang "berapa rentang normal tes darah hati?". Sebelumnya, AI Google akan memberikan angka rujukan secara umum. Masalahnya, AI tersebut seringkali abai terhadap faktor krusial seperti usia, jenis kelamin, hingga etnis pengguna. Tanpa konteks ini, pengguna berisiko salah menafsirkan kondisi kesehatan mereka—sesuatu yang sangat fatal dalam dunia medis.

​Langkah Cepat di Balik Layar

Setelah laporan tersebut mencuat, Google terpantau langsung menghapus ringkasan AI untuk kueri-kueri sensitif tersebut. Menariknya, jika Anda mencoba mencari topik serupa sekarang, hasil teratas Google justru sering kali mengarah pada artikel berita mengenai penghapusan fitur tersebut, bukan lagi ringkasan otomatis dari AI.

​Meskipun begitu, Google tetap menyediakan opsi bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi lebih jauh melalui fitur "AI Mode".

​Respon Google: "Kami Terus Melakukan Perbaikan"

Juru bicara Google memilih untuk tidak berkomentar mengenai penghapusan kasus per kasus. Namun, mereka menegaskan bahwa tim internal yang terdiri dari tenaga medis profesional telah meninjau kueri tersebut. Menurut Google, dalam banyak kasus, informasi yang diberikan sebenarnya tidak sepenuhnya salah dan didukung sumber berkualitas, namun penyempurnaan tetap diperlukan.

​Kritik dari Pakar Kesehatan

Langkah Google ini mendapat apresiasi dari Vanessa Hebditch, Direktur Komunikasi British Liver Trust. Meski menyambut baik, ia mengingatkan bahwa mematikan ringkasan AI pada satu atau dua kueri hanyalah solusi sementara.

​"Kekhawatiran utama kami adalah ini hanya mematikan ringkasan pada satu hasil pencarian, tanpa benar-benar menyelesaikan masalah besar tentang penggunaan AI Overviews untuk informasi kesehatan secara menyeluruh," tegasnya dilansir Antara.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tekno Terbaru