ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Suara Kita

Menunggu Kunjungan Gubenur Anies ke Kantor PWI Jaya

Minggu , 23 Juni 2019 | 06:01
Menunggu Kunjungan Gubenur Anies ke Kantor PWI Jaya
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: Dok-KI)

Oleh: A. Ristanto

JAJARAN pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya (PWI Jaya) berharap bisa meminta Gubernur Anies Baswedan berkunjung langsung ke Kantor Sekretariat Jl. Suryo Pranoto 8, Jakarta Pusat. Dengan kunjungan tersebut, maka PWI Jaya periode 2019-2024 yang diketuai Sayid Iskandarsyah mampu meneruskan tradisi, setiap Gubernur Jakarta meluangkan waktu khusus, melihat langsung tempat berhimpun para fungsionaris mulai Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan dan Pengurus Harian.

Makna yang juga ingin dicapai atas kedatangan Gubernur adalah legitimasi pemerintah provinsi bermitra dengan PWI Jaya. Sebagai organisasi profesi para wartawan, komunikasi dua arah yang lancar dengan pemerintah provinsi khususnya gubernur, diharapkan bisa menghasilkan pemberitaan yang obyektif dan memberi banyak manfaat bagi Warga DKI Jakarta dalam memahami semua kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Arti penting komunikasi dimaksud untuk tujuan, wartawan sebagai mitra kerja bisa memperoleh penjelasan atas niat dan latar belakang setiap kebijakan maupun usulan program dan kegiatan proyek pembangunan. Oleh sebab itu dalam melakukan fungsi pers sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, kepada masyarakat akan disampaikan pemahaman yang lebih transparan atas semua pelaksanaan tugas pemerintah. Sebab pemberitaan yang komprehensif dapat tercapai bila disampaikan sumber berita utama dan kredibel yakni gubernur.

Dalam pada itu melalui media massa juga membuka kesempatan publik memberi dukungan dan sekaligus mengkritisi. Sebab media massa yang dikelola insan pers profesional, tidak akan menolak memberi ruang bagi siapa pun untuk menilai setiap pendapat dan kebijakan umum dari pemerintah maupun perorangan.   

Pada akhirnya jika komunikasi antara gubernur sebagai administrator pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, dapat berlangsung dua arah dengan baik, maka makna keterbukaan akan lebih terwujud. Hakikatnya setiap gubernur sebagai kepala daerah yang langsung dipilih rakyat, memerlukan sarana untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja yang diamanatkan. Karena sejak dilantik, gubernur adalah kepala daerah seluruh warga Jakarta, bukan hanya mereka yang memilih saat pemihan kepala daerah (pilkada). Sarana paling efektif untuk itu melalui media massa.

Makna lain jalinan komunikasi antara Gubernur Anies Baswedan dan PWI Jaya, untuk lebih memantapkan kerja sama di bidang penyiaran khususnya, juga tukar menukar pemikiran dan saran, demi tujuan terciptanya kesejahteraan dan kebahagiaan warga Jakarta.

Tanpa mengesampingkan masih adanya organisasi wartawan dengan nama lain, maka tidak bisa dinafikan bahwa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah organisasi profesi wartawan pertama di Indonesia yang mampu mempertahankan eksistensinya sejak didirikan pada 9 Februari 1946 di Surakarta.

Pilihan PWI Jaya bermitra dengan Gubernur Anies Baswedan pun dilandasi kesetaraan posisi, sebagai bagian dari elemen masyarakat di satu sisi dan gubernur selaku pengemban tugas kepemerintahan. Kerja sama ini pada akhirnya bermuara untuk lebih memacu program menyejahterakan masyarakat serta membahagiakan warga Jakarta.

Penulis adalah Anggota Dewan Penasihat PWI Jaya.

Editor : Farida Denura
KOMENTAR