ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Pension Plan

Simak, Ini 9 Usaha yang Cocok untuk Pensiunan

Minggu , 06 Desember 2020 | 13:30
Simak, Ini 9 Usaha yang Cocok untuk Pensiunan
Usaha yang cocok untuk pensiunan dan mudah dioperasikan tak lain dari membuka kostan atau rumah kontrakan. (Net)
POPULER

MENJADI pensiunan bukan berarti Anda tak bisa lagi punya penghasilan. Namun demikian, untuk menemukan usaha yang cocok bagi seorang pensiunan juga tidak mudah. Dengan usia yang sudah tidak lagi muda, para pensiunan harus memikirkan usaha yang tepat bagi mereka.

Setidaknya ada tiga poin yang harus diperhatikan pensiunan yang berniat membuka usaha. Pertama, usaha yang dilakukan tidak terlalu berisiko.

Kedua, usahanya harus mudah dioperasikan. Terakhir, cari usaha yang punya prospek untuk berkembang.

Untuk itulah kami paparkan usaha yang cocok untuk pensiunan. Berikut 9 di antaranya:

1. Rumah Kontrakan atau Kostan
Usaha yang cocok untuk pensiunan dan mudah dioperasikan tak lain dari membuka kostan atau rumah kontrakan.

Apalagi jika rumah Anda berada di lokasi yang strategis seperti dekat kampus atau perkantoran. Usaha ini relatif mudah dijalankan dan bahkan bisa disambi dengan usaha lain.

Memang untuk membuat usaha rumah kontrakan butuh dana yang cukup besar.

Namun, kalau kebetulan punya tanah kosong yang menganggur, Anda bisa membangun kontrakan atau kostan di tempat itu. Bisa dimulai dengan satu atau dua kamar.

Jika modal sudah kembali terkumpul Anda menambah lagi jumlah kamar sehingga lama kelamaan, Anda akan punya banyak kamar kost yang bisa menjadi sumber tambahan penghasilan bulanan yang lumayan.

2. Bimbingan Belajar
Anda pensiunan guru? Cobalah membuka bimbingan belajar atau les privat. Selain bisa mendapat tambahan penghasilan, Anda juga bisa tetap menyalurkan hasrat mengajar yang sudah menjadi keseharian Anda selama puluhan tahun.

Anda hanya butuh satu ruangan dengan beberapa meja dan kursi. Bisa menggunakan meja kuliah yang ringkas dan praktis sehingga Anda pun tidak perlu keluar rumah untuk memberikan bimbingan belajar ini.

Sebagai sarana promosi, Anda bisa menggunakan spanduk yang dipasang di depan rumah. Bisa juga menggunakan kedekatan Anda dengan tempat kerja dahulu untuk mendapatkan murid.

Bimbingan belajar punya prospek cukup besar mengingat banyak orang tua di perkotaan yang tidak punya waktu membantu anaknya untuk belajar di rumah.

3. Reseller atau Dropshiper
Menjadi seorang reseller juga tidak membutuhkan energi yang besar. Usaha yang pas dilakukan oleh para pensiunan yang butuh tambahan penghasilan.

Apalagi jika menggunakan sistem dropship, karena tidak harus punya stok barang yang dijual.

Anda hanya butuh seller atau distributor yang memang punya reputasi bagus di dunia perdagangan online. Selanjutnya, aktifkan data internet di smartphone Anda untuk mempromosikan barang yang dijual.

Ketika ada yang mau membeli, Anda tinggal menghubungi penjual dan biarkan mereka yang mengurus sisanya.

Anda hanya tinggal menunggu transferan dari pembeli untuk kemudian dibayarkan ke penjual setelah dipotong komisi.

Sambil melakukan aktivitas update status di media sosial, Anda pun bisa mendapatkan penghasilan baru sebagai reseller.

4. Agrobisnis
Salah satu usaha yang cocok untuk pensiunan adalah agrobisnis. Berbisnis di bidang pertanian, perkebunan, atau peternakan akan cukup menyenangkan bagi pensiunan yang pasti sudah cukup berumur.

Usaha ini cocok bagi Anda yang memang berencana tinggal di pedesaan saat memasuki masa pensiun. Anda hanya butuh lahan yang tidak terlalu besar jika ingin beternak.

Namun jika ingin fokus ke pertanian, setidaknya butuh di atas 2 hektar untuk mendapatkan hasil yang mencukupi.

Usaha ternak kambing atau ayam bisa menjadi pilihan. Terutama ayam kampung yang harganya masih tetap lebih mahal dibanding ayam broiler.

Sementara untuk ternak kambing mungkin Anda bisa menargetkan banyak pembelian saat menjelang Hari Raya Idul Adha.

5. Cuci Kiloan
Jika Anda tinggal di dekat kampus atau permukiman yang cukup padat, bisa coba membuka usaha cuci kiloan.

Anda bisa menyulap halaman depan rumah atau garasi sebagai tempat usaha ini. Kalau memang di dekat rumah ada kios yang disewakan akan lebih ideal.

Tenaga kerja yang dibutuhkan tidaklah banyak. Anda bisa menjadi admin yang mengelola order masuk dan keluar.

Untuk urusan cuci dan setrika Anda bisa serahkan kepada orang lain. Biasanya ada tenaga kerja lepas yang bekerja untuk beberapa jam saja untuk menyelesaikan tugas cuci dan setrika.

Untuk menunjang usaha, buatlah sejumlah pamflet promosi agar makin banyak orang yang mengetahui usaha laundry milik Anda.

Jika kualitas cuci dan setrika di tempat Anda memang bagus, pasti akan ada banyak pelanggan yang berdatangan.

6. Toko Kelontong
Membuka toko kelontong bisa menjadi usaha yang cocok untuk pensiunan.

Cukup menyediakan ruangan sekitar 4×4 meter, Anda sudah bisa menjalankan usaha ini. Tinggal tambahkan rak untuk meletakkan barang dagangan.

Untuk mengisi barang yang dijual, Anda memang harus menghubungi lebih dulu beberapa suplier.

Jika toko kelontong sudah mulai berjalan, Anda hanya tinggal menelepon untuk menambah stok. Bahkan, seringkali mereka sudah datang membawa stok baru tanpa Anda minta.

Semua barang kebutuhan pokok bisa Anda jual di toko kelontong. Dari mulai beras, sabun, rokok, hingga gas elpiji dan air minum isi ulang bisa Anda jual.

Anda pun bisa menikmati masa pensiun sambil mendapat penghasilan tambahan dari toko kelontong ini.

7. Rental Mobil
Jika kebetulan Anda memiliki beberapa kendaraan saat masih menjadi karyawan, maanfaatkanlah untuk bisa mendulang uang. Caranya dengan membuka rental mobil.

Coba hubungi kantor lama Anda, untuk membuka peluang menyewakan mobil kepada mereka.

Menyewakan mobil kepada perusahaan atau instansi cenderung mendapat hasil yang lebih stabil dibanding sewa harian.

Setidaknya Anda sudah punya kepastian akan mendapat penghasilan rutin kembali dari hasil sewa bulanan.

Kalaupun Anda hanya memiliki satu mobil, bisa juga menjalankan usaha ini. Bisa dengan melakukannya sendiri, bisa juga menitipkan kendaraan kepada teman yang sudah terpercaya dalam bisnis ini.

Anda tinggal menerima setoran setiap bulan dari hasil menyewakan kendaraan ini.

8. Tempat Cuci Kendaraan
Jangan sepelekan usaha cuci kendaraan. Jika Anda mempunyai lahan yang berada di pinggir jalan ramai atau dekat komplek perumahan, Anda punya peluang meraih sukses dari usaha cuci kendaraan.

Luas lahan yang dibutuhkan minimal bisa menampung tiga mobil dan beberapa motor.

Untuk mendapatkan karyawan, Anda bisa menghubungi keluarga atau kerabat yang ada di daerah. Bisa juga Anda merekrut masyarakat yang tinggal tak jauh dari lokasi cuci kendaraan tersebut.

Ini bisa mengurangi biaya penginapan yang mungkin harus Anda tambahkan dalam bujet jika mengambil orang dari luar daerah.

9. Warung Makan
Usaha ini cocok bagi Anda yang memang selalu tertarik dengan dunia kuliner. Anda bisa fokus ke satu jenis makanan tertentu saja, atau bisa juga menjual berbagai jenis makanan.

Usaha warung makan seperti halnya warung tegal juga berpotensi menghasilkan penghasilan yang lumayan besar. Perputarannya pun cukup cepat karena dihitung harian.

Tapi ada baiknya Anda menciptakan menu makanan khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

Kekhasan dari makanan yang Anda jual menjadi senjata andalan untuk mendapatkan pelanggan. Dengan makanan khas dan dibantu media sosial dalam berpromosi, Anda bisa cepat mendapat pelanggan yang selalu ingin datang lagi ke warung makan.

Menjadi pensiunan bukan berarti harus leha-leha. Bagi sebagian orang, berhenti beraktivitas setelah puluhan tahun bekerja justru bisa mengundang banyak penyakit.

Karena itulah Anda bisa memilih sejumlah usaha yang cocok untuk pensiunan yang sudah kami sampaikan.

Hal terpenting adalah keseriusan Anda dalam menjalankan usaha ini. Jangan sampai Anda sudah mengeluarkan banyak modal tapi usahanya harus berhenti di tengah jalan akibat salah urus.

Belajarlah dari pengusaha lain yang sukses di bidangnya, sehingga Anda bisa menjalankan usaha baru ini dengan baik. Bagaimana, sudah menentukan akan membuka usaha apa?

 

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR