ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Pension Plan

Jadi Entrepreneur, Karir Kedua setelah Pensiun

Rabu , 18 November 2020 | 08:00
Jadi Entrepreneur, Karir  Kedua setelah Pensiun
Ilustrasi: Jadi entrepreneur, karir kedua setelah pensiun. (Net)
POPULER
Dinkes DKI Ungkap Wagub Terpapar COVID-19 tanpa Gejala

KALI ini saya akan membahas sharing dari Pak Markus seputar bisnis dan tantangannya. Beliau lugas menceritakan pengalamannya memulai bisnis setelah meninggalakan dunia kerja mulai dari membangun bisnis dari 0, mencari partner bisnis sehingga sampai berhasil mencapai beberapa perusahaan yang sudah dijalaninya.

Pak Markus  menceritakan bisnis roti yang dimulai dari dapur rumahnya dimanfaatkan untuk usaha yang akan ditekuni  istrinya. Dimulai dengan perencanaan yang baik roti, kue dan pudding apa yang akan dibuat dengan melihat sekitar sudah banyak toko roti dengan berbagai pilihan.

Setelah didiskusikan maka dipilih pengolahan roti yang premium dan dengan segala bahan dasar pembuatan roti juga yang premium. Kemudian dicoba untuk mulai pembuatan roti, cara pengemasannya, penampilannya, promosi serta pemasarannya dan harga jual yang akan ditetapkan.

Dari perencanaan yang baik, produksi yang baik, pengemasan yang baik, pemasaran yang baik maka akan hasil yang didapat adalah sangat baik.

Sangat berbeda dari pekerja menjadi pengusaha karena itu mempengaruhi adalah mindset antara pekerja sangat berbeda dengan pengusaha, juga mental pekerja dan pengusaha serta pengetahuan yang mumpuni sebagai pengusaha. Apakah bisa berubah dari pekerja menjadi pengusaha sangat bisa tetapi perlu penyesuaian dan harus bisa mengukur resiko yang akan terjadi.

Kemudian melanjutkan  adalah mengenai Perencanaan Bisnis yaitu The Business Road Map yang menjadi dasar untuk melakukan usaha dengan perincian sebagai berikut :

  1. Goal Usaha – Tentukan goal usaha
  2. Definisi Usaha – Tentukan definisi kegiatan yang akan dilakukan produksi atau jasa
  3. Sumber Daya – Jenis sumber daya yang dipergunakan untuk usaha
  4. Kegiatan Utama – Usaha produksi atau jasa utama yang akan dilakukan
  5. Nilai Tambah – Tentukan diferensiasi produk atau jasa yang ditawarkan
  6. Promosi dan Distribusi – Cara promosi dan distribusi yang dipilih
  7. Target Pasar – tentukan target pasar yang akan dipilih
  8. Ketrampilan – ketrampilan yang dibutuhkan untuk mendukung produk atau jasa
  9. Analisa Kompetitor – buat analisa SWOT tentang produk atau jasa yang ditawarkan secara sederhana
  10. Hubungan Pelanggan – bagaimana menghasilkan barang atau jasa bisa dijual dan repeat order
  11. Pengungkit Pasar – pakailah pengungkit pasar terutama sekarang di era digital
  12. Sumber sumber pengeluaran – Apakah ada pengeluaran tambahan  yang harus dikeluarkan 
  13. Sumber sumber pemasukan - Apakah ada sumber pemasukan lain selain yang utama

Tak kalah menariknya adalah ketika saya menemui penjual pukis di daerah BSD yang asalnya adalah seorang PRT kemudian dengan semangat juang , konsisten dan tanggung jawab merubah nasib menjadi penjual kue Pukis. Ia belajar dari temannya dari belajar kue pukis, cara jualannya, lokasi jualan dan harga yang ditawarkan. Sekarang hasil penjualan bisa menjual 100-200 kantong perhari yang dijual Rp. 6000/kantong.

Dengan 4 minggu berturut turut persiapan pensiun maka diharapkan semua peserta jauh lebih siap untuk karir kedua setelah pensiun. Saya juga mendapatkan insight yang banyak untuk terus berkarya dan membagikan ilmu tentang retirement planning kepada banyak orang maka tercetus dari awal bulan September 2020 untuk menulis buku tentang Persiapan Pensiun. Ini adalah buku ketiga saya, yang pertama adalah Buku Persiapan Pensiun Bahagia dan Sejahtera, Life Purpose Oracle Book. Mudah mudahan sebelum akhir tahun 2020 sudah terbit buku ketiga saya.

Yuk para calon pensiunan agar siap pensiun, jadilah PENSIUN SAKTI, Sehat, Akal, Kreatifitas, Tangguh dan Iman yang kuat.

Silahkan share, like, dan komentar positif dinantikan untuk kepentingan kita bersama.

 

Salam Sehat,

Muljono, M AK, MH, CFP, Life Coach

 

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR