Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangannya, Erin Routliffe, melaju ke perempat final nomor ganda putri Cincinnati Open 2026. (Beritasatu.com/Dok. Aldila Sutjiadi/@dila11/Instagram)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aldila Sutjiadi kembali menorehkan prestasi di panggung tenis internasional. Berpasangan dengan petenis Selandia Baru, Erin Routliffe, Aldila berhasil meraih gelar juara ganda putri WTA 500 Singapore Open 2026.
Aldila/Erin memastikan trofi tersebut setelah menundukkan pasangan China, Qianhui Tang/Yifan Xu, pada pertandingan final yang berlangsung di OCBC Arena, Singapura, Minggu (27/9/2026).
Duet Indonesia-Selandia Baru itu menang meyakinkan dalam dua set langsung, 6-3, 6-2.
Sejak awal pertandingan, Aldila dan Erin terlihat mampu mengendalikan tempo permainan. Mereka tidak memberikan banyak kesempatan kepada Tang/Xu untuk mengembangkan permainan dan berhasil menjaga keunggulan hingga set pertama berakhir 6-3.
Tekanan Aldila/Erin semakin terasa pada set kedua. Kombinasi permainan agresif dan konsistensi membuat mereka kembali menjauh dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-2.
Hasil tersebut sekaligus menjadi lanjutan dari performa positif pasangan Aldila/Erin pada musim 2026.
Kembali Bersinar di Turnamen WTA 500
Kerja sama Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe kembali menghasilkan prestasi setelah keduanya sebelumnya juga meraih gelar Mubadala DC Open 2026 di Washington, Amerika Serikat.
Pada final turnamen tersebut, Aldila/Erin mengalahkan Andreja Klepac dan Makoto Ninomiya dengan skor 6-4, 6-1. Data WTA mencatat kemenangan itu sebagai salah satu pencapaian penting Aldila pada musim 2026.
Menariknya, pertemuan dengan Tang/Xu bukan hal baru bagi Aldila dan Erin. Kedua pasangan sebelumnya bertemu pada semifinal Mubadala DC Open di Washington pada 31 Juli 2026.
Kala itu, Aldila/Erin tampil sangat dominan dan menang dua set langsung 6-1, 6-1.
Pertemuan kembali di Singapura pun berakhir dengan hasil serupa: Aldila/Erin kembali mampu mengatasi pasangan China tersebut tanpa kehilangan satu set.
Duet yang Kembali Menemukan Chemistry
Aldila dan Erin sebenarnya bukan pasangan baru. Keduanya kembali berkolaborasi pada musim 2026 setelah sempat tidak bermain bersama selama sekitar tiga setengah tahun.
Dalam wawancara setelah kemenangan di Washington, Routliffe mengatakan keduanya kembali bersama karena memiliki waktu dan kesempatan yang tepat. Aldila juga menyebut keputusan tersebut berjalan pada momentum yang sesuai bagi keduanya.
Kerja sama itu kemudian langsung menghasilkan gelar di Washington sebelum berlanjut ke perjalanan kompetitif berikutnya.
Aldila/Erin juga tampil di sejumlah turnamen besar sepanjang musim lapangan keras. Pada US Open 2026, misalnya, pasangan ini mencapai babak perempat final sebelum dihentikan Anna Krueger/Robyn Montgomery.
Kini, keberhasilan di Singapura kembali memperlihatkan bahwa kombinasi Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe mampu bersaing di level WTA 500.
Singapore Tennis Open sendiri merupakan turnamen WTA 500 yang digelar di lapangan keras indoor OCBC Arena. Edisi 2026 berlangsung pada 21-27 September dan menjadi bagian dari rangkaian Asian Swing WTA Tour.
Bagi tenis Indonesia, gelar ini sekaligus menjadi kabar positif dari Aldila yang terus menjaga eksistensinya di level tertinggi nomor ganda putri dunia.