Loading
Fabio Grosso resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Fiorentina pada Senin (8/6/2026). Sassuolocalcio.it
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh manajemen klub melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan pada Senin (8/6/2026). Fiorentina menilai Grosso sebagai sosok yang memiliki pengalaman, visi permainan modern, dan rekam jejak yang menjanjikan di dunia kepelatihan.
"ACF Fiorentina dengan senang hati mengumumkan bahwa Fabio Grosso telah ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Tim Utama," tulis klub dalam pernyataan resminya.
Penunjukan Grosso menjadi bagian dari langkah Fiorentina membangun kekuatan tim untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Italia maupun kompetisi Eropa dalam beberapa musim mendatang.
Karier kepelatihan Grosso dimulai pada 2013 ketika bergabung dengan akademi Juventus. Pengalaman tersebut menjadi fondasi sebelum dirinya mendapat kesempatan menangani tim senior Bari di Serie B pada 2017.
Sejak saat itu, pelatih berusia 48 tahun tersebut terus menambah jam terbang dengan menangani sejumlah klub, termasuk Olympique Lyon di Prancis, Frosinone, Sassuolo, serta beberapa tim lain di Italia. Dalam perjalanan kariernya, Grosso tercatat berhasil membawa dua klub promosi dari Serie B menuju Serie A.
Prestasi terbarunya hadir bersama Sassuolo. Pada musim 2025/2026, ia sukses mengantarkan klub tersebut finis di posisi ke-11 Serie A, sebuah pencapaian yang cukup impresif mengingat Sassuolo berstatus sebagai tim promosi.
Manajemen Fiorentina optimistis pengalaman tersebut akan menjadi modal penting bagi Grosso dalam mengembangkan performa tim.
Baca juga:
Atalanta Resmi Perkenalkan Logo Baru untuk Musim 2026/2027, Simbol Tradisi dan Ambisi Masa Depan"Seluruh keluarga Fiorentina dengan antusias menyambut seorang juara dunia dan pelatih yang membawa kompetensi, ide-ide inovatif, serta semangat besar. Selamat datang, Mister Fabio Grosso," lanjut pernyataan klub.
Nama Grosso sendiri memiliki tempat istimewa dalam sejarah sepak bola Italia. Ia merupakan bagian dari skuad Gli Azzurri yang menjuarai Piala Dunia 2006 di Jerman. Momen paling dikenang adalah ketika dirinya mencetak gol penentu dalam adu penalti pada laga final melawan Prancis yang mengantarkan Italia meraih gelar juara dunia.
Kini, Grosso memasuki babak baru dalam kariernya. Bersama Fiorentina, ia diharapkan mampu membawa klub asal Tuscany tersebut kembali menjadi kekuatan utama di Serie A sekaligus tampil kompetitif di kancah Eropa.