Loading
Inter Milan gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dari rival sekota, AC Milan, setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Atalanta BC pada pekan ke-29 Serie A. Pertandingan berlangsung di Giuseppe Meazza Stadium, Sabtu (14/3/2026). (Antaranews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Inter Milan gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dari rival sekota, AC Milan, setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Atalanta BC pada pekan ke-29 Serie A. Pertandingan berlangsung di Giuseppe Meazza Stadium, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.
Nerazzurri sempat berada di atas angin setelah penyerang muda Francesco Pio Esposito mencetak gol pembuka. Namun keunggulan tersebut buyar di penghujung laga setelah Nikola Krstovic menyamakan kedudukan untuk tim tamu.
Hasil imbang ini membuat Inter tetap memimpin klasemen dengan 68 poin. Meski demikian, posisi mereka masih belum sepenuhnya aman karena AC Milan yang berada di peringkat kedua mengoleksi 60 poin dan baru akan memainkan laga pekan ke-29 melawan SS Lazio pada Senin.
Sementara itu, Atalanta bertahan di posisi ketujuh dengan 47 poin, terpaut tiga angka dari Juventus FC yang menempati peringkat keenam.
Sejak peluit awal dibunyikan, Atalanta langsung menekan lini pertahanan Inter. Pada menit ke-12, peluang emas tercipta melalui sepakan jarak dekat Gianluca Scamacca. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan kiper Inter, Yann Sommer, yang sigap menepis bola.
Meski sempat tertekan di awal pertandingan, Inter justru mampu mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-26. Gol lahir dari kerja sama apik di kotak penalti setelah umpan pendek Nicolo Barella dimaksimalkan Esposito menjadi gol.
Tembakan pemain muda tersebut tak mampu dijangkau penjaga gawang Atalanta, Marco Carnesecchi.
Gol itu sempat memicu protes dari pemain Atalanta karena mereka menilai terjadi pelanggaran oleh Denzel Dumfries terhadap Sead Kolasinac dalam proses serangan. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Memasuki babak kedua, Inter mencoba menambah keunggulan dengan meningkatkan tekanan. Pada menit ke-48, Dumfries hampir menggandakan skor lewat sundulan, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.
Peluang emas kembali datang pada menit ke-61 ketika Marcus Thuram menerima umpan matang dari Henrikh Mkhitaryan. Thuram berhasil menembus pertahanan lawan dan berhadapan langsung dengan Carnesecchi, tetapi tembakannya berhasil diblok sang kiper.
Ketika Inter tampak akan mengamankan kemenangan, Atalanta justru mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-81.
Gol berawal dari duel antara Dumfries dan Kamaldeen Sulemana. Bola yang berhasil direbut kemudian berlanjut menjadi serangan yang sempat ditepis Sommer. Namun bola muntah langsung disambar Krstovic menjadi gol.
Gol tersebut kembali memicu protes keras dari kubu Inter yang menilai Dumfries lebih dulu dilanggar dalam perebutan bola.
Ketegangan di lapangan meningkat setelah gol penyama kedudukan tersebut. Pelatih Inter, Cristian Chivu, bahkan diganjar kartu merah oleh wasit karena melakukan protes keras.
“Kami merasa ada pelanggaran sebelum gol itu tercipta. Situasinya sangat jelas bagi kami di bangku cadangan,” kata Chivu setelah pertandingan.
Ia menilai timnya sebenarnya memiliki peluang besar untuk mengamankan kemenangan. “Kami mengontrol permainan dalam banyak momen, tetapi gagal memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.
Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2):
Yann Sommer; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Carlos Augusto; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Piotr Zielinski, Petar Susic, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito.
Atalanta (3-4-2-1):
Marco Carnesecchi; Giorgio Scalvini, Berat Djimsiti, Sead Kolasinac; Davide Zappacosta, Marten de Roon, Mario Pasalic, Lorenzo Bernasconi; Lazar Samardzic; Gianluca Scamacca.