ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Gubernur Anies kepada Pemuda YPI: Pemuda adalah Pelopor Kebaruan

Selasa , 02 Oktober 2018 | 17:30
Gubernur Anies kepada Pemuda YPI: Pemuda adalah Pelopor Kebaruan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada acara talkshow inspiratif yang digelar Gerakan Youth Power Indonesia pada Minggu (30/9/2018). (Foto: Youth Power Indonesia )
POPULER
Presidensi G20 2022 Tingkatkan Pengakuan Kapabilitas Indonesia

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam sambutannya pada acara talkshow inspiratif yang digelar Gerakan Youth Power Indonesia pada Minggu (30/9/2018) lalu memberi dukungan yang sebesar-besarnya kepada pemuda DKI Jakarta dan Indonesia untuk aktif menghadirkan kegiatan-kegiatan interaktif dan positif.

“Pemuda adalah pelopor kebaruan. Pemuda harus menjaga semangat itu,”ujar Anies memotivasi peserta.

Gubernur Anies juga berpesan bahwa inspirasi datang bukan dari meditasi, tapi interaksi. Dan beliau berharap pemuda turut serta membangun kota DKI Jakarta tercinta.

Talkshow yamg digelar Youth Power Forum ini bertajuk "Pemuda Masa Lalu, MasaKini, dan Masa Depan” yang berlokasi di Hall Gedung G Balai Kota Provinsi DKI Jakarta bertujuan untuk memberikan wawasan baru tentang pemikiran, kegelisahan, dan harapan Pemuda Masa Lalu dan Pemuda Masa Kini terhadap Pemuda Masa Depan.

Youth Power Forum adalah hasil kolaborasi antara gerakan Youth Power Indonesia dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Jakarta Maju Bersama.

Kegiatan ini juga disponsori oleh Duniahalal.com, GR HT, Warung Sarah, Youths Preloved, Kedai Uncle 35, byIfapayjoy, dan Rumah SakitYARSI serta didukung oleh JKTinfo, EventJakarta, dan Young On Top Tangerang.

Pendiri Komunitas Bambu, JJ Rizal ketika tampil bicara dalam sesi pertama bertema “Pemuda Masa Lalu” menepis perspektif pemuda Indonesia yang ‘katanya’ tidak suka membaca buku, khususnya buku sejarah.

Dia juga mengajak pemuda dan pemerintah untuk mempermudah akses buku di perpustakaan.

“Pemuda Masa Kini wajib selalu menghormati sejarah dan pahlawan.
Indonesia memiliki sejarah yang keren!Good Luck, Pemuda Masa Kini dan Masa Depan!”ujar JJ Rizal.

Sejalan dengan Rizal, Herry mendirikan Kelas Negarawan Muda sebagai proyek sosial yang berfokus kepada edukasi politik untuk SMA/K di Jakarta melalui pembelajaran yang aktif, konstruktif, dan aplikatif.

“Kami di Kelas Negarawan Muda berupaya membentuk pemuda Indonesia yang negarawan dan nasionalis!”ujar Herry.

Dari segi bisnis, Yudha menyayangkan banyaknya bisnis makanan western yang mendominasi, dibandingkan kuliner Indonesia. Yudha mendirikan Warung Pedes atas kegelisahan tersebut.

Warung Pedes berencana akan membuka cabang di luar negeri, sehingga kuliner Indonesia mendunia.

Yudha juga memberikan dukungan kepada pemuda untuk berani menjajaki dunia bisnis.

Sesi kedua “Pemuda Masa Kini” menghadirkan Head Microbusiness Modalku Sigit Ario Tejo, Pendiri Komunitas Fakta Bahasa Erlangga Greschinov dan Social Media Influencer Sisi Asih.

Sesi kedua ini, Pemuda Masa Kini berdiskusi atas fenomena dan masalah yang terjadidi Indonesia saat ini. Dari segi ekonomi, Sigit menyampaikan bahwa pelaku bisnis seringkali terhambat dalam modal. Oleh karena itu, Sigit berupaya mempertemukan investor dengan pelaku bisnis dalam Modalku.

Menurutnya, pemuda Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah untuk meningkatkan ekonomi Indonesia sendiri. Melainkan pemuda juga wajib turut meningkatkan ekonomi dengan menjadi pelaku bisnis.

Lain halnya dengan Pendiri Komunitas Fakta Bahasa Erlangga Greschinov, pemuda harus disediakan wadah untuk belajar bahasa selain Bahasa Indonesia.

Erlangga berpendapat bahwa dana bukan menjadi penghalang untuk belajar. Fakta Bahasa berupaya menjadi platform belajar bahasa asing lewat komunitas dan media sosial.

Terkait media sosial, Social Media Influencer Sisi Asih mengajak pemuda untuk menjadikan media sosial seperti Instagram dan lain-lain sebaik-baiknya untuk menginspirasi orang lain dan menyajikan konten-konten yang bermanfaat.

Baginya, Pemuda Masa Kini sangat erat dengan media sosial, sehingga pesan baik harus selalu digaungkan lewat media sosial.

Youth Power Forum Vol.1 turut dimeriahkan oleh Vanessa Bella yang menyanyikan lagu karangannya “Hymne Pemuda”,penari ekstemporer ‘M’, dan Kojek Rap Betawi. Rangkaian penampilan tersebut berhasil memukau ratusan peserta yang hadir dalam talkshow interaktif ini.

Di akhir sesi, moderator Aliefah menyimpulkan seluruh harapan narasumber Pemuda Masa Lalu dan Pemuda Masa Kini, bahwa Pemuda Masa Depan harus berani mengambil keputusan dan mencari solusi atas segala masalah yang terjadi demi mempersiapkan 100 tahun Indonesia Merdeka.

Youth Power Indonesia adalah gerakan kepemudaan yang menjadi inkubator setiap karya dan kreasi dari pemuda-pemudi Indonesia dalam mempersiapkan 100 tahun Indonesia Merdeka.

Youth Power Indonesia dapat dihubungi melalui Instagram @youthpowerindonesia dan youthpower.idn@gmail.com.

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR