ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Dana Desa untuk Bangun Infrastruktur Kawasan Agropolitan Tuban

Jumat , 09 Maret 2018 | 21:12
Dana Desa untuk Bangun Infrastruktur Kawasan Agropolitan Tuban
Kunjungan Kerja Dirjen PPMD Taufiq Majid meninajau pelaksanaan program Padat Kar
POPULER
Angkat Isu Perempuan, Film ‘Yuni’ Siap Tayang di Layar Lebar Mulai 9 Desember

TUBAN, ARAHKITA.COM – Pemanfaatan dana desa dengan skema padat karya tunai terus dilakukan di pedesaan. Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, memanfaatkan hal tersebut untuk membangun infrastruktur pendukung Kawasan Agropolitan Belimbing.

Berdasarkan hasil musyawarah, masyarakat Desa Tasikmadu mengalokasikan dana desa sebesar Rp 172 juta untuk membangun paving blok tempat parkir taman wisata belimbing dengan total volume 852 m2. Anggaran sebesar Rp 53 juta dari total pembiayaan digunakan untuk membayar upah pekerja. Sebanyak 25-30 pekerja dari warga miskin dan pengangguran terlibat dalam pembangunan tersebut.

“Dengan target pengerjaan selama 30 hari, upah yang diterima para pekerja yakni Rp 75 – Rp 80 ribu. Ini harus dilakukan secara swakelola,” ujar Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Taufk Madjid, saat meninjau langsung proyek pembangunan di Desa Tasikmadu, Jumat (9/3/2018).

Selain paving blok, Desa Tasikmadu juga memanfaatkan dana desa dengan skema padat karya tunai untuk pembangunan drainase. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk memperlancar drainase di Kawasan wisata. Dengan panjang 190 meter, pembangunan ini menghabiskan biaya sebesar Rp 77 juta. Sebanyak 30% dari total nilai tersebut atau Rp 35 juta dialokasikan untuk upah pekerja dengan jumlah pekerja yang terlibat yakni 20 orang. Upah yang didapatkan untuk tukang yakni Rp 80 ribu dan Rp 75 ribu untuk pekerja.

Taufik menambahkan, pemerintah akan turun langsung ke daerah untuk meninjau pelaksanaan padat karya tunai. Dirinya juga meminta para pendamping desa untuk berkontribusi aktif dalam proses perencanaan padat karya tunai.

"Untuk evaluasi program, kami tiap saat akan dan telah melakukan tinjauan lapangan. Kami juga meminta pendamping desa bersama kepala desa menjaga secara konsisten padat karya tunai ini. Harapannya desa-desa lain mengikuti pola yang sama," sambungnya

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR