ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Tangani Banjir di Jalan Dewi Sartika, Pemkot Depok Bangun Koordinasi dengan Berbagai Pihak

Senin , 04 Juli 2022 | 14:30
Tangani Banjir di Jalan Dewi Sartika, Pemkot Depok Bangun Koordinasi dengan Berbagai Pihak
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (tengah) bersama Kepala DPUPR Kota Depok Citra Indah Yulianty (kiri) meninjau progres pembangunan underpass dan permasalahan banjir di Jalan Dewi Sartika Kecamatan Panmas, Selasa (28/06/22). (Foto: JD 01/Diskominfo)
POPULER

DEPOK, ARAHKITA.COM - Upaya melakukan penanganan banjir di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membangun koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi melibatkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, serta penanggung jawab proyek underpass.

“Ya, kami melihat progres pembangunan underpass dan ada kendala terkait banjir atau genangan ketika hujan. Setelah dicek, memang ada bagian drainase yang retak. Masalah ini sudah ada sebelum proyek pembangunan underpass,” ujar IBH usai melakukan monitoring pembangunan Underpass Dewi Sartika, Selasa (28/6/22).

Untuk mengatasi hal tersebut, kata IBH, pihaknya meminta Dinas SDA Provinsi Jabar untuk segera melakukan intervensi. Pasalnya, saluran sekunder yang mengalami keretakan, menjadi kewenangan Provinsi Jabar.

“Sudah kami koordinasikan, nantinya keretakan ini akan diatasi pihak terkait dalam hal ini Dinas SDA Provinsi Jabar. Mudah-mudahan bisa segera ditangani, sehingga air tidak meluap ke jalan ketika hujan. Kami akan bantu monitoring untuk progresnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty yang saat itu hadir, membenarkan adanya masalah tersebut.  Dari hasil pertemuan, disepakati pihak SDA Provinsi Jabar akan memberikan bak kontrol di dua titik. Pertama, sebelum masuk saluran dan kedua bak kontrol ke arah Situ Pladen.

“Sebelumnya, kami sudah melakukan berbagai upaya untuk menangani banjir. Seperti, crossingan saluran drainase belakang Transmart dan normalisasi. Namun, Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin terbatas sehingga fungsi penyerapan air juga minim. Mudah-mudahan permasalahan ini bisa selesai sebelum proyek underpass rampung,” tutupnya.

Editor : Farida Denura
KOMENTAR