ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Pemprov DKI Pastikan Ancol Tidak Biayai Formula E

Jumat , 24 Desember 2021 | 18:30
Pemprov DKI Pastikan Ancol Tidak Biayai Formula E
BP BUMD DKI Jakarta memastikan PT Pembangunan Jaya Ancol tidak membiayai Formula E. (Terkini.id)
POPULER
30 Tahun Berdiri, McDonald‘s Akhirnya Hengkang dari Rusia

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta memastikan PT Pembangunan Jaya Ancol tidak membiayai ajang balap mobil listrik Formula E setelah BUMD itu mendapat kucuran kredit Rp1,2 triliun di Bank DKI.

"Tidaklah (biayai Formula E), Ancol tempat saja," kata Pelaksana Tugas Kepala BP BUMD DKI Jakarta, Riyadi di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (25/12/2021).

Menurut dia, tidak ada larangan BUMD melakukan pinjaman ke BUMD bidang jasa keuangan.

Dia menjelaskan, Ancol bukan BUMD pertama yang melakukan pinjaman ke Bank DKI, namun beberapa BUMD lain juga melakukan hal serupa.

"Sepanjang tidak melanggar aturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tidak masalah," katanya.

Ia pun menepis kondisi keuangan Ancol sedang menipis sehingga perlu melakukan pinjaman ke Bank DKI. Pinjaman tersebut untuk investasi dan pengembangan usaha.

Bank DKI menegaskan penyaluran kredit sebesar Rp1,2 triliun kepada PT Pembangunan Jaya Ancol tidak terkait rencana pelaksanaan balap mobil listrik Formula E atau Jakarta E-Prix 2022.

"Ini kerja sama bisnis Bank DKI dengan Ancol " kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini melalui keterangan tertulis.

Herry menjelaskan, penandatanganan kerja sama Bank DKI dengan Ancol pada 20 Desember 2021 itu terkait tambahan modal kerja operasional Ancol sebesar Rp389 miliar.

Aktivitas bisnis Ancol kembali bergulir seiring relaksasi pembatasan sosial di DKI Jakarta.

Selain itu, Bank DKI mengucurkan kredit investasi sebesar Rp516 miliar untuk refinancing Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Tahap II Ancol dan kredit investasi sebesar Rp334 miliar untuk revitalisasi Gerbang Timur Ancol.

Kemudian, pembangunan atraksi baru Bird Land, renovasi wahana di Dunia Fantasi (Dufan), renovasi Hotel Putri Duyung serta renovasi Sea World.

"Dengan demikian penyaluran kredit tersebut tidak ada kaitannya dengan Formula E," ujar Herry dikutip Antara.

Editor : Farida Denura
KOMENTAR