ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

40 Warga Sikka Ikut Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner di Destinasi Pariwisata

Rabu , 13 Oktober 2021 | 13:30
 40 Warga Sikka Ikut Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner di Destinasi Pariwisata
Sebanyak 40 warga Sikka ikut Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner di Destinasi Pariwisata. (Foto-Foto:Arahkita/VJ Chabarezy Jr)
POPULER
Ciptakan Rekor Lelang, Sepatu Kets Michael Jordan terjual Rp21 miliar

MAUMERE, ARAHKITA.COM - Sebanyak 40 orang yang merupakan utusan dari Desa atau Kelurahan dan juga dari unsur kelompok binaan dari Disparbud yang berasal dari 3 Kelurahan dan 10 Desa dalam wilayah Kabupaten Sikka yakni kelurahan Waioti, Kabor, Hewuli, desa Aibura, Kojagete, Watumilok, Lewomada, Munerana, Nele Wutung, Lenandareta, Magepanda, Lela, Darat Pantai mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Inovasi dan Higienitas Sajian Kuliner di Destinasi Pariwisata yang berlangsung selama tiga hari dari Rabu (13/10/2021) hingga Jumat (15/10/2021) dan dilaksanakan di dua tempat yakni di Sea World Club Waiara dan Aula dapur Boga SMK Tawa Tanah Kewapante.

Pelatih kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Sikka menghadirkan dua orang instruktur yang bersertifikasi yakni Paulina Pakum Trainer dan Guru Tata Boga pada SMK Tawa Tanah Kewapante dan Sefnnita  Saptraya Titus, Master Trainer dari Destination Management Organization( DMO) Flores.

Dalam laporan kepanitiaan, Kepala Bidang Industri dan Ekonomi Kreatif Disparbud Sikka Emma Irmina Puli mengatakan tujuan diberikan pelatihan kepada peserta tersebut adalah memberikan pengetahuan pengembangan destinasi wisata kuliner. Memberikan pengetahuan dan skill menyangkut tata kelola makan dan minuman berstandar (CHSE).

Selain itu tambah Irmina juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas standar bagi wisatawan di destinasi serta mendorong inovasi dan kreativitas di bidang kuliner lokal agar memiliki nilai tambah dan berdaya saing tinggi khususnya di masa pandemi agar dapat menarik wisatawan.

Selanjutnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka Petrus Poling Wairmahing dalam sambutannya mengatakan kuliner dalam kepariwisataan sangat memegang peranan yang sangat penting. "Sebab setiap wisatawan yang datang berkunjung ke daerah destinasi pariwisata mereka akan menikmati makanan tradisional di daerah tersebut. Oleh karena itu manfaatkan kesempatan pelatihan selama tiga hari ini dengan serius dan sungguh sungguh,"ungkapnya.

cbd181c9-73ff-40eb-8706-bd12e3137015_1

"Kita bergerak bersama irama perkembangan Kebudayaan kita. Destinasi wisata kita banyak di Kabupaten Sikka. Tinggal bagaimana kita akan mengelola dan mengembangkan terutama dibidang wisata kuliner,"kata Pet Poling.

Ia juga berharap para peserta setelah mendapatkan ilmu yang diberikan oleh tim instruktur ini kemudian harus ditularkan kepada orang lain. Pet juga meminta kepada peserta untuk memanfaatkan informasi teknologi untuk dijadikan sebagai referensi dalam mengolah bahan baku menjadi makanan tradisional.

"Setelah selesai pelatihan ini para peserta harus melakukan eksperimen eksperimen untuk mencoba mengolah makanan makanan tradisional di Kabupaten Sikka agar dipasarkan dengan nilai jual yang tinggi disetiap tempat atau destinasi pariwisata di kabupaten Sikka. Bagi bapa ibu utusan dari desa desa wisata itu manfaatkan pangan lokal dan wisata kuliner di tempat Anda masing masing", pungkasnya.

Pet Poling berpesan kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan baik. Mencoba untuk berlatih dan terus  bereksperimen dengan makanan tradisional kita kemudian berbagilah ilmu yang kalian peroleh ini kepada sesama.

Pantauan media ini pada Rabu (13/10/2021) pagi tadi hadir  Kadis Disparbud Kabupaten Sikka, Sekdis, para Kabid dan staf dari Disparbud, 40 orang peserta pelatihan, Manager SWC, Yohanes Kosmas Perwakilan dar HPI Sikka, Ignas Kasar Perwakilan dari Asita Sikka dan tamu undangan lainnya.

 

 

Editor : Patricia Aurelia
Reporter : VJ Chabarezy Jr
KOMENTAR