ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Menggugah Milenial Berbudaya dan Berkarakter

Sabtu , 04 Mei 2019 | 14:08
Menggugah Milenial Berbudaya dan Berkarakter
Tarian Nusantara oleh siswaswa SLTAK PENABUR Jakarta (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Lewat kegiatan Raimuna jenjang SLTAK pekan lalu, yakni 2 - 3 Mei 2019, BPK PENABUR Jakarta menggugah generasi milenial untuk berbudaya dan membangun karakter pribadi yang tangguh dan cinta keberagaman. Maksud dari kegiatan ini pun ingin mengajak anak-anak SLTA Kelas X menunjukkan keanekaragaman nusantara melalui parade nusantara yang akan dilakukan oleh masing-masing sekolah pada upacara pembukaan. Serta nilai-nilai PKBN2K untuk tetap membentuk karakter positif para peserta didik.

Kepala Jenjang SLTAK PENABUR dan penanggung jawab kegiatan Enche Gunawan, M.Pd menjelaskan, kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan BPK PENABUR. “Kegiatan pramuka merupakan produk lama dan Raimuna merupakan pesta bagi penegak sehingga kita harus mengupayakan bagaimana mereka bisa menikmati pramuka dengan gaya yang baru sehingga jiwa dan feelnya dapat mereka miliki. Bentuk kegiatan yang diadakan pun fokus pada milenialnya. Yang mana aktivitas tantangannya lebih kearah kegiatan sehari-hari yang mereka hadapi sehingga mereka bisa aware dengan keadaan sekitar," ungkap Enche.

Sebelum mengikuti Raimuna peserta dibekali dengan persiapan khusus yang diadakan setiap hari Rabu di sekolah masing-masing. Mulai dari memasak, persiapan tantangan, membuat kemah dan menyiapkan konsep kampung nusantara sesuai dengan budaya yang mereka pilih.

Aktivitas kampung yang dipersiapkan peserta berupa dekorasi, makanan khas daerah, pakaian adat dan kesenian daerah. Pada saat kunjungan ke kampung nusantara peserta bisa menikmati budaya dari daerah yang disajikan. Tujuan dari aktivitras kampung nusantara ini mengajak peserta untuk mempelajari budaya di Indonesia yang beraneka ragam dan menanamkan rasa banga dengan budaya sendiri.

Menurut Echa tidak sedikit anak yang menghindar untuk ikut kegiatan ini, tetapi tergantung packagingnya, bagaimana mengemas menjadi kegiatan yang menarik dan memberi pemahaman kepada mereka, mumpung masih muda nikmati dan perbanyak pengalaman dengan kegiatan yang positif. Guru-guru juga melakukan pendekatan persuatif ke orang tua murid agar mendukung, bekerja sama dan percaya agar terjadi kolaboratif pendidikan yang berguna untuk membentuk karakter anak-anaknya.

Editor : Maria L. Martens
Reporter : Theresia Masang
KOMENTAR