ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Bayi Neve Te Aroha Curi Perhatian Peserta Sidang Umum PBB

Selasa , 25 September 2018 | 15:37
Bayi Neve Te Aroha Curi Perhatian Peserta Sidang Umum PBB
Hadiri sidang PBB di AS, bayi Neve Te Aroha curi perhatian peserta sidang. (Merdeka.com)
POPULER
Rayakan HUT Ke-23, Jemaat GKI Pengharapan Kikiso Teminabuan Bangun Gedung Gereja Baru

PBB, ARAHKITA.COM - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah menciptakan sejarah sebagai pemimpin wanita pertama yang menghadiri pertemuan Sidang Umum PBB dengan mengajak serta bayi yang baru dilahirkannya belum lama ini.

PM Ardern muncul bersama bayi perempuannya di markas PBB di New York pada Senin (24/9/2018) malam waktu setempat. Ia terlihat sempat bermain dengan bayinya sebelum memberikan pidato di pertemuan perdamaian Nelson Mandela.

Ketika dia berpidato, mitra rumah tangganya, Ardern Clarke Gayford, menggendong sang buah hati yang baru berusia tiga bulan di pangkuannya, demikian sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Selasa (25/9/2018).

Neve Te Aroha, yang berusia tiga bulan, memulai kiprahnya di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Senin ketika ibunya -Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berpidato dalam pertemuan puncak perdamaian di Majelis Umum.

Dengan mengantungi kartu tanda peserta Sidang Umum PBB dengan sebutan "Bayi Pertama Selandia Baru", Neve duduk bersama pasangan Ardern, Clarke Gayford, dan perutusan lain Selandia Baru.

Gayford, yang bertugas selaku pengasuh Neve, tampak memegang Neve saat Ardern berpidato. Ardern, 38, adalah pemimpin negara kedua yang melahirkan saat menjabat, setelah Benazir Bhutto dari Pakistan pada 1990.

Gayford mengunggah foto kartu tanda peserta Neve untuk pertemuan tahunan pemimpin dunia di New York, yang berlangsung pada pekan ini, di Twitter pada Senin Dia menambahkan, "Saya berharap bisa menangkap ekspresi keterkejutan seorang delegasi Jepang di Perserikatan Bangsa-Bangsa kemarin yang masuk ke sebuah ruang pertemuan di tengah-tengah proses mengganti popok. Sebuah momen besar untuk ulang tahun (Neve) yang ke-21."

Ardern adalah perdana menteri termuda di negaranya dan yang pertama mengambil cuti hamil saat menjabat.

Perserikatan Bangsa-Bangsa senang melihat bayi Neve di Sidang Umum, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.

"Perdana Menteri Ardern menunjukkan bahwa tidak ada yang lebih memenuhi syarat untuk mewakili negaranya daripada ibu yang bekerja. Hanya lima persen perempuan menjabat sebagai pemimpin dunia. Jadi, kita perlu membuat mereka diterima di sini sebaik mungkin," katanya sebagaimana dipantau Antara dari Reuters.

 

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR