ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

In Memoriam

Keagungan Sang Mama Alfreda da Silva Bapa

Selasa , 14 Januari 2020 | 14:45
Keagungan Sang Mama Alfreda da Silva Bapa
Mama Alfreda da Silva Bapa. (Foto: Dok. Keluarga)
POPULER
Penyerang Persib Bandung Wander Luiz Konfirmasi Positif Corona

Oleh: Simpli Yuvenalis

DALAM warisan tradisi kearifan Krowe Sikka, bahasa sastra adat, dituturkan juga tentang harkat martabat seorang Ibu - Mama.

Ina ata dulak bua, bua dua gae lai, buat kula gae hura, blisa e Inat desa nain beli met, inat gemu bunga met dala mawarani, dala wawa rahan-mawarani reta waen/ Mama yang mengandung dan melahirkan, putri dan putra manusia, dengan doa dan harapan. Ibu yang bijak pandai, mewariskan nilai dan kecerdasan untuk hidup. Kebijaksanaan di hati nuraninya dan kecerdasan dalam pikirannya.

Karena itu, dalam ritual perkawinan adat, orangtua dan sesepuh memberi pesan kepada kedua mempelai agar menjaga dan merawat harkat martabat kemanusiaan (Lin Welin atabian) dengan menghormati serta menjamin hak dan kewajiban azasi (tabe adat mole duen hoat). Menghormati sesama manusia, menjaga hak milik sesama dan alam lingkungan.

Semangat dan prinsip yang menjadi pegangan melakukan tabe adat mole duen hoet demi menjamin Lin Welin Atabian adalah megu moong/kasih sayang. Yang paling berperan dalam mengajarkan dan memberi contoh kepada putra-putri generasi adalah seorang Mama dalam keluarga, sejak setiap anak dalam kandungan hingga dewasa dan mandiri. Karena itu, kualitas sebuah keluarga sangat ditentukan oleh siapa sosok Mama yang ada dalam rumah keluarga itu.

Kemarin tanggal 13 Januari 2020 telah dimakamkan Ibu Alfreda da Silva Bapa, Istri dari bapak Josef Blasius Bapa, ibunda pak Malchias Markus Mekeng, seorang tokoh politik nasional asal Maumere Flores.

Ada kedukaan, keharuan, kebanggaan dan kegembiraan.

Duka karena Mama telah pergi untuk selamanya, meskipun masih sangat dirindukannya ada bersama oleh suami, anak, cucu dan keluarga besar Mekeng Bemuaja dan Da Silva Lepo Gete, serta keluarga Maumere dan handai taulan.

Ada keharuan ketika mendengar kesaksian keluarga dan berbagai pihak yang memberi kesaksian tentang sosok pribadi Mama Alfreda da Silva Bapa. Mama ini diam, senyum, mengasihi, melayani semua orang dengan sedikit bicara, taat beribadah dan tekun berdoa.

fc142397-ddb9-48d3-a490-28420d24b9fb

Bapak J. Blasius Bapa bersama anak, mantu, dan cucu. (Foto: Istimewa)

Kebanggaan dan kegembiraan karena Mama sudah purna tugas pengabdian dalam hidup di dunia, Mama sudah mencapai garis finish dalam perlombaan iman, Mama sudah berhasil mencampur tawa dan air mata demi suami-anak-cucu dan sesamanya, Mama telah menulis sejarah melayani dengan doa dan mengasihi tanpa banyak bicara.

Sangat banyaknya keluarga serta kerabat yang datang melayat serta memberikan doa di depan jenazahnya, karangan bunga serta ucapan duka cita kepada suami-anak-cucu dan keluarga melalui telpon dan media sosial adalah testimoni tentang kebangsaan dan kegembiraan itu.

Kegembiraan yang paling utama adalah secara iman diyakini jiwa Mama telah mendapat berkah Allah Sang Maha Cinta, Mama bahagia di sorga dan menjadi pendoa bagi semua yang masih berziarah di dunia. Kesaksian ini dialami dalam doa dan perayaan Ekaristi sejak malam pertama hingga pelepasan jenazah menuju pekuburan.

Ina modu tanjung, berkat epan Abo wohon, megu ene lair waen, gua blugung blapin ene tutur gawan, pie ganu tali pine-pie daa wali tokon, ngaji kontas Kawu waun mole neper misa sambot/Sang Mama yang agung kepribadiannya. Mendampingi suami dan merawat putra-putrinya, mengasihi dengan tulus tanpa membedakan, melayani dan kerja tanpa banyak bicara, tabah setia dalam menghadapi segala tantangan serta kesulitan, taat beribadah dan berdoa Rosario siang malam dan tekun merayakan Ekaristi Suci.

Hasil dari keagungan Mama ini adalah yang membuat suami umur panjang dan berdiri tegak, anak anak mandiri dan berprestasi serta para cucu ceria. Dan bersama keluarga telah membuat keluarga besar, kerabat dan semua orang mendapatkan kasih Allah melalui kasih sayang dan pelayanan Mama Alfreda da Silva Bapa.

Pantas dikatakan bahwa Mama adalah sosok yang menentukan suka-duka, sukses gagal, baik buruknya sebuah keluarga.

Istri adalah sosok yang menentukan bagi seorang suami.

Mama Alfreda da Silva Bapa telah mencapai sebuah keagungan sebagai seorang perempuan, maka sangat pantas dihaturkan terimakasih, dan dibanggakan serta diteladani.

Ma sai Ina megung
Himo sai Benjer seu sareng
Moret tiang tajang Mora Amapu
Sareng sape duden dadin

Selamat jalan Mama Alfreda da Silva Bapa
Terimalah berkah sorgawi
Berbahagia abadi bersama Allah Sang Maha Cinta. 

 

Editor : Farida Denura
KOMENTAR