ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Punya Berbagai KEK, Wapres Ma‘ruf Tawarkan Qatar Investasi Industri Halal di Indonesia

Selasa , 12 Januari 2021 | 16:00
Punya Berbagai KEK, Wapres Ma‘ruf Tawarkan Qatar Investasi Industri Halal di Indonesia
WapreWakil Presiden Ma’ruf Amin menawarkan Pemerintah Qatar untuk berinvestasi pada sektor industri halal. (Antaranews)
POPULER

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menawarkan Pemerintah Qatar untuk berinvestasi pada sektor industri halal yang saat ini sedang dikembangkan Pemerintah Indonesia.

Wapres Ma’ruf menyampaikan tawaran tersebut secara langsung kepada Duta Besar Qatar untuk Indonesia Fawziya Edrees Salman Al-Sulaiti melalui telekonferensi video, di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

"Kami, Indonesia, sekarang sedang membuka peluang investasi dari berbagai negara dan kami punya berbagai kawasan ekonomi khusus, bahkan kami sedang mengembangkan industri halal di Indonesia. Oleh karena itu, kami mengajak Pemerintah Qatar untuk berinvestasi ke Indonesia dan kami sangat terbuka," kata Ma’ruf Amin.

Industri halal memiliki potensi besar di pasar dunia, terlebih lagi Indonesia juga memiliki sumber daya untuk mengembangkan industri tersebut, kata Wapres Ma’ruf.

"Potensi industri halal di Indonesia sangat besar. Jadi, sekaligus kami ingin mengajak untuk mempererat hubungan dan kerja sama ekonomi dan investasi," katanya.

Dubes Fawziya menanggapi positif tawaran Wapres Ma’ruf tersebut untuk berinvestasi di Indonesia. Fawziya mengatakan pihaknya akan meneruskan ajakan tersebut kepada Pemerintah Qatar untuk dapat segera ditindaklanjuti.

"Segala hal yang ditawarkan, kami akan terima semuanya untuk bisa ditindaklanjuti, dan kami di Kedutaan Besar akan meneruskan ke Pemerintah Qatar agar terjadi percepatan," kata Fawziya diberitakan Antara.

Pemerintah Indonesia optimistis dapat menjadi produsen produk halal terbesar di dunia. Optimisme tersebut diperkuat dengan adanya peningkatan konsumsi produk halal dunia terus meningkat setiap tahunnya.

Permintaan pasar global terhadap produk halal pada 2018 tercatat mencapai 2,2 triliun dolar AS, dan angka tersebut diprediksi meningkat hingga 3,2 triliun dolar AS pada 2024.

Selain itu, populasi penduduk muslim dunia juga diprediksi akan mencapai 2,2 miliar orang pada 2030, sehingga hal itu akan memperkuat peningkatan industri pasar halal global.

Potensi tersebut harus dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar global melalui ekspor produk halal, kata Wapres Ma’ruf Amin.

Editor : Farida Denura
KOMENTAR