BMKG Tetapkan Status Siaga dan Waspada di 15 Daerah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat, Angin, dan Petir!


  • Rabu, 03 April 2024 | 09:15
  • | News
 BMKG Tetapkan Status Siaga dan Waspada di  15 Daerah yang Berpotensi Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat, Angin, dan Petir! Ilustrasi dampak cuaca ekstrem Foto pixabaycom

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan 15 daerah di Indonesia dalam status siaga dan waspada terhadap cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat, angin, dan petir.

Dalam laman resmi https://bmkg.go.id/ hari Rabu (3/4), disebutkan ada 13 daerah berstatus waspada, meliputi, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Kemudian, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua Barat dan Papua.

Peringatan dini dampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi menyasar untuk wilayah Denpasar Bali, Jakarta Pusat, Jambi, Bandung Jawa Barat, Semarang, dan Ambon Maluku.

Selanjutnya BMKG seperti dikutip Antara, memprediksi potensi hujan disertai petir terjadi di Bandar Lampung, Bengkulu, pada pagi-siang hari.

Kota lainnya, seperti Serang Banten, Yogyakarta, Gorontalo, Semarang, Surabaya diprediksi berawan pada pagi dan malam hari.

Sementara untuk wilayah DKI Jakarta sebagian besar hujan berawan – hujan sedang pada pagi hingga siang hari, dan cerah berawan dengan kelembaban 80-90 persen pada malam hari, dengan suhu 24-30 derajat celcius.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengungkapkan potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat berujung kebencanaan meningkat di sebagian besar daerah hingga sepekan ke depan dipicu intervensi bibit siklon tropis.

Menurut dia, terdapat tiga bibit siklon tropis, yakni Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P termonitor berada di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia menunjukkan pengaruh terhadap wilayah Indonesia bagian selatan.

Berdasarkan analisis meteorologi diketahui bahwa Bibit Siklon Tropis 91S memiliki kecepatan angin maksimum 30-35 knots (56 – 65 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 994 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon tropis pada kategori sedang-tinggi.

Selanjutnya, bibit Siklon Tropis 94S memiliki kecepatan angin maksimum 15 - 20 knots (28 - 37 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 999.9 hPa, pergerakan ke arah timur-tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis.

Begitu pula, Bibit Siklon Tropis 93P memiliki kecepatan angin maksimum 20 - 25 knots (37 - 46 km/jam), tekanan udara di pusat sistem sebesar 1003 hPa, pergerakan ke arah tenggara, dan peluang untuk menjadi Siklon Tropis.

Editor : Lintang Rowe

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru