Loading
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/6/2026). ANTARA
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menegaskan bahwa pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya mengandalkan sistem keamanan standar dari pabrikan.
“Melainkan lebih proaktif dalam menerapkan pengamanan berlapis,” kata Iman.
Menurutnya, kombinasi antara kesadaran pemilik kendaraan dan dukungan keamanan lingkungan dapat menjadi langkah efektif untuk menekan angka kejahatan kendaraan bermotor.
Gunakan Kunci Pengaman Tambahan
Salah satu langkah yang disarankan adalah memasang pengaman tambahan pada kendaraan. Pemilik motor dapat menggunakan kunci cakram, rantai pengaman, atau alarm untuk memberikan perlindungan ekstra.
Penggunaan kunci ganda dinilai mampu menyulitkan pelaku dan memperpanjang waktu yang dibutuhkan untuk mencuri kendaraan.
Parkir dengan Posisi Stang ke Kanan
Polda Metro Jaya juga menyarankan agar pengendara memarkir sepeda motor dengan posisi stang mengarah ke kanan. Cara sederhana ini diyakini dapat menghambat pelaku saat berupaya membobol lubang kunci menggunakan alat khusus seperti kunci T.
Jangan Tinggalkan Kunci di Kendaraan
Kelalaian pemilik kendaraan masih menjadi salah satu faktor utama yang dimanfaatkan pelaku curanmor. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak meninggalkan kunci yang masih menempel pada kendaraan, meskipun hanya berhenti sebentar di ATM, minimarket, atau warung.
Pilih Area Parkir yang Aman
Lokasi parkir juga menjadi faktor penting dalam mencegah pencurian. Pengendara dianjurkan memilih tempat yang terang, ramai, mudah diawasi, atau dilengkapi kamera pengawas (CCTV).
Sebaliknya, area yang gelap dan sepi sebaiknya dihindari karena lebih berisiko menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Tetap Amankan Kendaraan di Rumah
Keamanan kendaraan tidak hanya perlu diperhatikan saat berada di luar rumah. Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat untuk selalu mengunci pagar rumah, terutama pada malam hari atau ketika rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
Langkah sederhana ini dapat mengurangi peluang pelaku masuk ke area rumah dan membawa kabur kendaraan.
Hindari Menyimpan STNK dan BPKB di Motor
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan dokumen penting kendaraan seperti STNK maupun BPKB di dalam bagasi atau dashboard.
Jika kendaraan hilang, keberadaan dokumen tersebut dapat disalahgunakan oleh pelaku untuk mempersulit proses pelacakan maupun pengurusan administrasi kendaraan.
Aktifkan Kembali Siskamling
Selain pengamanan pribadi, peran lingkungan juga dinilai sangat penting dalam mencegah kejahatan. Polda Metro Jaya mendorong masyarakat untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling), menerapkan sistem satu pintu atau one gate system, serta memperketat pendataan tamu yang masuk ke lingkungan permukiman.
Langkah kolektif tersebut diyakini dapat mempersempit ruang gerak pelaku curanmor dan meningkatkan keamanan lingkungan secara keseluruhan.
Iman berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan diri dan lingkungannya.
Melalui kombinasi pengamanan kendaraan yang baik dan partisipasi aktif warga, angka pencurian kendaraan bermotor diharapkan dapat terus ditekan.