Loading
Presiden Prabowo Minta Menteri Tidak Gelar Open House Mewah Saat Idul Fitri. (Foto ilustrasi: setkab.go.id)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri, kepala lembaga, dan jajaran Kabinet Merah Putih tidak menggelar acara gelar griya atau open house secara mewah saat perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo ketika memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat. Ia menekankan pentingnya para pejabat negara memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat, terutama di tengah situasi bencana nasional dan ketidakpastian global.
Menurut Prabowo, kegiatan open house tetap boleh dilakukan sebagai bagian dari tradisi silaturahmi saat Idul Fitri. Namun ia mengingatkan agar acara tersebut tidak diselenggarakan secara berlebihan atau menampilkan kemewahan.
Baca juga:
Indonesia Tegas: Pemerintah Tolak Visa Atlet Senam Israel untuk Kejuaraan Dunia di JakartaPresiden menilai para pejabat pemerintah perlu menunjukkan empati kepada masyarakat dengan bersikap sederhana. Meski demikian, ia juga mengingatkan agar kegiatan sosial tidak sepenuhnya dihentikan karena aktivitas tersebut tetap berperan dalam menggerakkan perekonomian.
Selain itu, Prabowo juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional berada dalam situasi buruk. Ia menilai berbagai indikator menunjukkan perekonomian Indonesia masih berada pada jalur yang kuat.
Baca juga:
Taman Safari Bogor Siap Buka kembaliDalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang akan menjalani tradisi mudik menjelang Idul Fitri. Ia berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman.
Menutup arahannya, Prabowo mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja secara bertanggung jawab dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idul Fitri.