Kamis, 11 Desember 2025

DPR dan BIN Bahas Strategi Cegah Kerusuhan Agustus 2025 Terulang


  • Rabu, 03 Desember 2025 | 18:30
  • | News
 DPR dan BIN Bahas Strategi Cegah Kerusuhan Agustus 2025 Terulang Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (6/7/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali memperkuat koordinasi dengan lembaga intelijen negara. Pada Rabu, pimpinan DPR dan Komisi I menggelar rapat tertutup bersama Badan Intelijen Nasional (BIN) serta jajaran lembaga intelijen lainnya di kompleks parlemen, Jakarta. Fokus utama pertemuan ini adalah memastikan kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025 tidak kembali terulang.

Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda Tim Pengawas Intelijen DPR RI, yang dibentuk untuk memastikan kinerja intelijen tetap berada pada koridor tugas dan fungsinya. Hadir dalam pertemuan itu Wakil Ketua Komisi I DPR Sufmi Dasco Ahmad, jajaran pimpinan Komisi I, serta para anggota tim pengawas.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengungkapkan bahwa rapat berlangsung produktif. “Hasilnya, ya perbaikan-perbaikan ini agar situasi seperti Agustus lalu tidak terjadi lagi. Itu saja,” ujarnya singkat usai rapat.

Seluruh pimpinan lembaga intelijen hadir, mulai dari Kepala BIN, Kepala Bais TNI, Kepala Intelkam Polri, hingga para sekretaris utama dari masing-masing institusi. Pertemuan dipimpin langsung oleh Dasco yang membawahi urusan politik dan keamanan di DPR.

Meski tak menjelaskan detail karena sifat rapat yang tertutup, Utut menegaskan bahwa berbagai masukan strategis telah disampaikan untuk memperkuat sistem deteksi dini dan respons intelijen dikutip Antara.

Tim Pengawas Intelijen DPR yang dibentuk pada Desember 2024 itu beranggotakan 13 orang, dengan lima di antaranya menjadi pimpinan. Pembentukan tim ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, dan menjadi salah satu upaya DPR untuk memastikan pengawasan terhadap lembaga intelijen berjalan transparan dan akuntabel sebagai representasi kepentingan publik.

Dengan evaluasi dan koordinasi lintas lembaga ini, DPR berharap situasi keamanan nasional pada 2025 lebih terkendali dan responsif terhadap potensi ancaman.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru