ARAH DESTINASI | ARAH PROPERTI | ARAH POLITIK | ARAH DESA | SCHOLAE

Update News

Wedding

Cincin Kawin: Antara Simpel, Bermotif, atau Berpermata

Kamis , 18 April 2019 | 13:45
Cincin Kawin: Antara Simpel, Bermotif, atau Berpermata
Desain cincin kawin umumnya simpel. Banyak pasangan memilih desain polos karena praktis. (Net)

CINCIN telah mulai digunakan sebagai simbol ikatan cina abadi sejak masa pemerintahan para Firaun di Mesir. Bentuknya yang melingkar sempurna tanpa memiliki ujung dan pangkal diidentikkan sebagai aliran cinta yang abadi tanpa henti.

Kebiasaan ini sempat ‘meredup’ pada era Romawi. Namun kembali populer dilakukan pada abad 18. Di era ini cincin belum dikenakan di jari manis seperti sekarang, melainkan dikenakan di jari tengah tangan kiri. Mengapa begitu? Orang Romawi ternyata percaya terdapat pembuluh darah yang mengalir melewati jari tengah kiri langsung ke hati.

Mengiringi derasnya perkembangan dunia fesyen, cincin kawin mengalami berbagai inovasi yang luar biasa. Pada masa kini, beragam cincin kawin tersedia dalam berbagai model dan bahan yang sangat variatif. Tapi cincin kawin paling umum digunakan adalah menggunakan bahan dasar emas atau platinum. Emas ini muncul dalam beragam warna seperti kuning, merah muda atau putih seperti platinum. Kadar karat yang umum dipakai adalah emas 18 karat. Emas murni 24 karat kurang cocok dijadikan cincin kawin karena sifat logamnya lunak sehingga mudah berubah akibat pemakaian sehari-hari.

Pilihan lainnya adalah platinum berwarna kemilau putih keperakan bergaya klasik. Seperti halnya emas, nilai cincin ini ditentukan kadar campuran logam lainnya seperti iridium dan ruthenium. Untuk harga, cincin berbahan dasar platinum relatif lebih mahal ketimbang emas.

Desain cincin kawin umumnya simpel. Banyak pasangan memilih desain polos karena praktis untuk pamakaian sehari-hari.kalaupun ingin lebih spesial, pilihanya adalah dengan memberi sentuhan permata pada cincin emas atau platinum. Berlian masih menjadi pilihan paling populer sampai saat ini.

Khusus untuk jenis cincin yang dihiasi permata, hingga kini berlian yang melambangkan kemurnian dan keabadian cinta masih menjadi yang terfavorit. Dua batu permata pilihan lainnya adalah ruby merah yang melambangkan hati, serta sapphire biru yang melambangkan kesetiaan.

Walau telah mengalami banyak perkembangan, cincin kawin pada dasarnya terdiri dari tiga model utama, yakni cincin berbentuk lingkaran polos tanpa ornamen, cincin dengan hiasan satu atau beberapa permata, dan cincin yang dihiasi motif seperti sulur atau garis-garis.

Cincin emas-1

Model lingkaran polos atau bermata satu, hingga kini masih digemari banyak calon pengantin. Nanyak calon pengantin tetap suka memilih model cincin kawin yang simpel dan modern. Cincin berpermata satu, misalnya cocok untuk untuk seseorang yang memiliki kepribadian yang modern.

Tak hanya modelnya yang beragam, cincin kawin dewasa ini tersedia dalam berbagai jenis bahan dasar. Cincin kawin dari emas kuning yang sangat popular di masa oma-opa atau papa-mama kita dulu, kini telah tergeser oleh emas putih. Kini Anda juga dapat membeli cincin yang terbuat dari logam titanium. Permata penghiasnya pun makin variatif. Mulai dari berlian asal Belgia yang indah namun berharga tinggi, hingga kristal swarovski atau cubic zircon yang lebih ekonomis. Pilihan harga pun cukup beragam, dengan kisaran harga terfavorit antara 3-10 juta.

Dalam memilih cincin kawin yang cocok ada beberapa hal yang bisa dijadikan panduan seperti: bujet, pilih yang simpel dan nyaman dipakai. Disarankan memilih cincin berwarna putih dan bentuk berliannya bulat. Lakukan ‘final fitting’ ukuran cincin di saat kondisi Anda tenang dan temperatur tubuh normal. Pilihlah cincin yang mudah dibersihkan, sehingga Anda dapat merawatnya sendiri.

Jika model cincin Anda cukup rumit, pastikan toko perhiasan tempat Anda membelinya dapat memberikan jasa pencucian perhiasan. Jika Anda mengenakan cincin platinum, hindari mengenakannya saat melakukan pekerjaan kasar atau berolah raga, karena platinum mudah tergores. Hindari pula mengenakan cincin kawin saat Anda bekerja dengan zat-zat yang mengandung klorin. Dengan mengenakan cincin di jari manis kiri Anda dan pasangan seolah bicara “hey leave alone, I’m with somebody!"

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Patricia Aurelia
KOMENTAR