Ilustrasi Tabel yang menunjukan kadar kolesterol ANTARAHOFreepikam
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kolesterol tinggi bisa menjadi ancaman serius bagi kesehatan jantung jika tidak ditangani sejak dini. Penumpukan plak di arteri akibat kolesterol yang tinggi dapat memicu penyakit jantung dan risiko stroke. Untungnya, ada kebiasaan harian sederhana yang terbukti membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.
Menurut Ahli Diet Sarah Alsing, MS, RD, yang dikutip dari Eating Well (Selasa, 10/2/2026), “Memenuhi kebutuhan serat harian sangat penting. Selain menjaga pencernaan dan kesehatan usus, serat membantu menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengikat kolesterol di usus.” Sumber serat larut dari jelai, oat, dan psyllium terbukti efektif menurunkan kolesterol LDL atau “kolesterol jahat.”
Selain serat, mengurangi konsumsi lemak jenuh juga dianjurkan. Lemak jenuh terdapat pada mentega, minyak kelapa, lemak babi, potongan daging merah berlemak, bacon, sosis, dan produk susu berlemak penuh. Sebagai gantinya, pilih lemak tak jenuh sehat seperti minyak zaitun, minyak alpukat, atau minyak nabati lainnya.
“Lemak jenuh merupakan pendorong utama kadar kolesterol darah tinggi dibandingkan kolesterol dari makanan,” jelas Dietisien Sheri Gaw, RDN, CDCES, seperti yang dikutip dari Antara.
Tak hanya makanan, faktor gaya hidup juga berpengaruh. Manajemen stres penting karena stres kronis memicu hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL. Teknik relaksasi dan mindfulness bisa membantu menurunkan stres sekaligus mendukung kesehatan jantung.
Selain itu, tidur cukup juga krusial. Tubuh membutuhkan 7–9 jam tidur setiap malam untuk menjaga berbagai proses tubuh, termasuk regulasi kolesterol. Kualitas tidur yang baik membantu tubuh tetap seimbang dan mendukung fungsi jantung yang optimal.
Dengan menerapkan kebiasaan sehat ini secara konsisten—serat cukup, lemak sehat, manajemen stres, dan tidur cukup—kadar kolesterol bisa lebih terkontrol, sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.